Resmi Dibubarkan Pemerintah, Ketua FPI Blitar Raya Pilih Wait and See

Rabu, 30 Desember 2020 - 15:42 WIB
loading...
Resmi Dibubarkan Pemerintah,...
FPI Blitar belum bereaksi terkait pembubaran FPI oleh pemerintah. Foto/Ilustrasi
A A A
BLITAR - Ketua Font Pembela Islam (FPI) Blitar Raya, Ganang Edi Widodo memilih tidak merespons pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD yang secara resmi menyatakan membubarkan FPI . Tidak hanya resmi dibubarkan. Seluruh anggota FPI juga dilarang beraktifitas.

(Baca juga: Ini Tujuh Poin Lengkap Keputusan Pembubaran FPI )

"Kayaknya lebih baik begitu (Tidak akan bereaksi)," ujar Ganang menjawab SINDOnews.com Rabu (30/12/2020). FPI melakukan deklarasi sejak 17 Agustus 1998. Mulai Rabu (30/12/2020), pemerintah resmi melarang FPI . Menkopolhukam menyatakan FPI tidak tercatat sebagai organisasi kemasyarakan (ormas) maupun organisasi biasa.



Semua kegiatan FPI tidak lagi memiliki legal standing. Yakni baik sebagai ormas maupun organisasi biasa. Karenanya seluruh kegiatan FPI dilarang. Ganang mengaku tidak berani menanggapi hal itu. Ia beralasan khawatir tidak satu pemikiran dengan DPP FPI . Ia juga mengatakan sampai hari ini juga belum ada perintah apapun dari DPP FPI .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Momen Tiga Tokoh NU...
Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Masyayikh Sukorejo Minta Semua Kader NU Dirangkul
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Temui Sejumlah Tokoh NU Jawa Barat
Maju di Muktamar ke-35...
Maju di Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Silaturahmi ke Abuya Muhtadi Dimyati Banten
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Rekomendasi
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved