Varian Baru COVID-19, Pakar UGM: Tak Perlu Resah Namun Tetap Waspada
Minggu, 27 Desember 2020 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, dari 9 mutasi VUI 202012/01, ada satu mutasi yang dianggap paling berpengaruh yaitu mutasi N501Y. Sebab mutasi N501Y terletak padaReceptor Binding Domain(RBD) protein S.RBD merupakan bagian protein S yang berikatan langsung denganreceptoruntuk menginfeksi sel manusia. (Baca Juga: Hadapi Varian Baru COVID-19, Pemerintah Harus Batasi Mobilitas Sosial)
“Untuk itu perlu peningkatkan pemeriksaan genome squencing, termasuk peralatannya. Sebab untuk memeriksa berbeda dengan pemeriksaan mengunakan PCR. Saat ini, dari sekitar 700 ribu kasus COVID-19 di Indoensia, baru 115 orang yang menjalai pemeriksaan genome squencing. Sehingga perlu peningkatkan pemeriksaan,” papar dokter bedah itu. (Baca Juga: Kisah Pilu Pemandu Lagu dengan Layanan Plus-plus yang Ingin Tobat di 2021)
Hal lain, yang harus dilakukan, yakni memeriksa warga Indonesia yang positif COVID-19, setelah berpergian dari luar negeri, khususnya dari Inggris. Ini penting, guna mengetahui apakah COVID-19 itu merupakan varian baru atau tidak. Sebab yang ditemukan varian baru COVID-19 di Singapura, karena penderita COVID-19itu,mahasiswa yangbaru pulang dari Inggris.
“Untuk itu perlu peningkatkan pemeriksaan genome squencing, termasuk peralatannya. Sebab untuk memeriksa berbeda dengan pemeriksaan mengunakan PCR. Saat ini, dari sekitar 700 ribu kasus COVID-19 di Indoensia, baru 115 orang yang menjalai pemeriksaan genome squencing. Sehingga perlu peningkatkan pemeriksaan,” papar dokter bedah itu. (Baca Juga: Kisah Pilu Pemandu Lagu dengan Layanan Plus-plus yang Ingin Tobat di 2021)
Hal lain, yang harus dilakukan, yakni memeriksa warga Indonesia yang positif COVID-19, setelah berpergian dari luar negeri, khususnya dari Inggris. Ini penting, guna mengetahui apakah COVID-19 itu merupakan varian baru atau tidak. Sebab yang ditemukan varian baru COVID-19 di Singapura, karena penderita COVID-19itu,mahasiswa yangbaru pulang dari Inggris.
(nic)
Lihat Juga :