Bencana Tanah Bergerak, 18 Rumah di Garut Rusak Parah
Senin, 21 Desember 2020 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
Helmi menyatakan, Pemkab Garut siap merelokasi rumah warga yang terdampak bencana pergerakan tanah itu ke tempat yang daerahnya dipastikan tidak berada di kawasan rawan bencana.
Sambil menunggu proses relokasi, kata Helmi, warga yang rumahnya rusak diminta mengungsi dahulu dan pemerintah menyiapkan bantuan darurat untuk kebutuhan pengungsi. "Daruratnya sudah ditangani," katanya.
Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, pergerakan tanah terjadi di Kampung Ranca Putat, Ciawi, Cilame, Mareme, dan Kampung Cikaroe, Desa Ciroyom.
Tercatat 18 rumah rusak berat yang ditempati 82 jiwa dan puluhan rumah terancam rusak. Sementara warga yang rumahnya rusak mengungsi di gedung olahraga desa setempat.
Sambil menunggu proses relokasi, kata Helmi, warga yang rumahnya rusak diminta mengungsi dahulu dan pemerintah menyiapkan bantuan darurat untuk kebutuhan pengungsi. "Daruratnya sudah ditangani," katanya.
Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, pergerakan tanah terjadi di Kampung Ranca Putat, Ciawi, Cilame, Mareme, dan Kampung Cikaroe, Desa Ciroyom.
Tercatat 18 rumah rusak berat yang ditempati 82 jiwa dan puluhan rumah terancam rusak. Sementara warga yang rumahnya rusak mengungsi di gedung olahraga desa setempat.
(shf)
Lihat Juga :