Jelang PSBB, 3 Laboratorium PCR di Malang Raya Siap Beroperasi
Rabu, 13 Mei 2020 - 19:08 WIB
loading...
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Irwansyah, dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran memberikan keterangan pers. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A
A
A
MALANG - Jelang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, dipastikan fasilitas laboratorium PCR untuk mendeteksi COVID-19 sudah bisa dioperasikan.
(Baca juga: Dok! PSBB Malang Raya Dilaksanakan Mulai Minggu (17/5/2020) )
Kepastian beroperasinya laboratorium PCR tersebut, diungkapkan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa sata menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Malang Raya di Kantor Bakorwil III Malang, Rabu (13/5/2020).
"Kami bersyukur ada fasilitas tiga laboratorium PCR yang siap beroperasi di Malang Raya. Laboratorium itu ditempatkan di Rumah Sakit Lavalette, Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB), dan Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA)," tuturnya.
Ketiga alat PCR tersebut, semuanya merupakan mesin baru. Pengelola laboratoriumnya, diakui Khofifah telah berkoordinasi sejak dua hari lalu, dan dipastikan bisa melakukan tes cepat untuk COVID-19. Ketersediaan regaen mencapai 91 ribu, dan dipastikan mencukupi kebutuhan di Malang Raya.
(Baca juga: Dok! PSBB Malang Raya Dilaksanakan Mulai Minggu (17/5/2020) )
Kepastian beroperasinya laboratorium PCR tersebut, diungkapkan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa sata menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Malang Raya di Kantor Bakorwil III Malang, Rabu (13/5/2020).
"Kami bersyukur ada fasilitas tiga laboratorium PCR yang siap beroperasi di Malang Raya. Laboratorium itu ditempatkan di Rumah Sakit Lavalette, Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB), dan Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA)," tuturnya.
Ketiga alat PCR tersebut, semuanya merupakan mesin baru. Pengelola laboratoriumnya, diakui Khofifah telah berkoordinasi sejak dua hari lalu, dan dipastikan bisa melakukan tes cepat untuk COVID-19. Ketersediaan regaen mencapai 91 ribu, dan dipastikan mencukupi kebutuhan di Malang Raya.
Lihat Juga :