Terbongkar, Pelaku Pembuang Bayi yang Gemparkan Mojokerto Ternyata Siswi SMA
Rabu, 16 Desember 2020 - 17:56 WIB
loading...
Warga mengevakuasi jasad bayi di Sungai Gayaman, Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A
A
A
MOJOKERTO - Pelaku pembuang jasad bayi di Sungai Gayaman Dusun Gayaman, Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto , akhirnya terkuak. Pelaku diketahui masih berstatus siswi SMA.
(Baca juga: Mengkhawatirkan, Kota Malang Kembali Zona Merah COVID-19, Angka Penularannya 1,04 )
Dari Informasi yang diperoleh pelaku pembuang bayi diketahui berinisial LVN. Ia merupakan siswi kelas 10 salah satu SMA di Mojokerto . Dia diketahui merupakan warga setempat. LVN diamankan kepolisian pada Jumat lalu (11/12/2020).
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Aleksander saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku pembuang bayi itu. Bahkan, saat ini LVN tengah mendekam di dalam sel tahanan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Mojokerto . "Iya, sudah kita amankan," kata Dony singkat, Rabu (16/12/2020).
Sayangnya, Dony belum bisa menyampaikan lebih detail terkait proses penyidikan yang telah dilakukan. Apakah ada pihak lain yang terlibat, dalam proses persalinan, maupun bapak dari bayi tak berdosa itu. "Ini masih kita lakukan pengembangan," terangnya.
(Baca juga: Mengkhawatirkan, Kota Malang Kembali Zona Merah COVID-19, Angka Penularannya 1,04 )
Dari Informasi yang diperoleh pelaku pembuang bayi diketahui berinisial LVN. Ia merupakan siswi kelas 10 salah satu SMA di Mojokerto . Dia diketahui merupakan warga setempat. LVN diamankan kepolisian pada Jumat lalu (11/12/2020).
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Aleksander saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku pembuang bayi itu. Bahkan, saat ini LVN tengah mendekam di dalam sel tahanan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Mojokerto . "Iya, sudah kita amankan," kata Dony singkat, Rabu (16/12/2020).
Sayangnya, Dony belum bisa menyampaikan lebih detail terkait proses penyidikan yang telah dilakukan. Apakah ada pihak lain yang terlibat, dalam proses persalinan, maupun bapak dari bayi tak berdosa itu. "Ini masih kita lakukan pengembangan," terangnya.
Lihat Juga :