Inspektorat Jabar Siap Audit Proyek Jalan Barengkok-Pabangbon
Sabtu, 12 Desember 2020 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ferry, setiap organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas PUPR tentu memiliki perencanaan, ketentuan dan spesifikasi teknis, hingga analisa harga sebelum memulai pekerjaan proyek. Dia menekankan, komponen tersebut, harus dipelajari dengan baik, agar permasalahan dapat diminimalisasi.
Ferry mengaku, pihaknya tidak mempersoalkan penggunaan mesin momen kecil, asalkan hal itu memang sudah sesuai dengan spesifikasi teknis pengerjaan proyek tersebut. Namun, jika hal itu menyalahi spesifikasi teknis, kata Ferry, tentunya hal itu menjadi masalah.
"Tiap dinas pasti memiliki ketentuan teknis, perencanaan, spesifikasi, hingga analisis harga. Apalagi, setiap pekerjaan PUPR kan ada spesifikasi teknisnya. Ini yang harus dipelajari," paparnya.
"Jadi, intinya kembali lagi kepada komponen-komponen tadi. Jangan sampai ada anggapan (kinerja) pengawas, konsultan, hingga PPK gak jalan," sambung Ferry.
Ferry berharap, persoalan yang terjadi dalam proyek Jalan Pabangbon-Barengkok bisa segera diatasi oleh pihak Pemda Kabupaten Bogor. Apalagi, dana Bankeu Pemprov Jabar tersebut nilainya cukup besar dan sangat berdampak di tengah pandemi COVID-19 ini.
"Jangan sedikit-sedikit balik ke Pemprov Jabar, tolong semua bekerja serius. Dana Rp10 miliar ini besar, apalagi di tengah banyaknya refocusing anggaran untuk (penanganan) COVID-19," tandasnya
Ferry mengaku, pihaknya tidak mempersoalkan penggunaan mesin momen kecil, asalkan hal itu memang sudah sesuai dengan spesifikasi teknis pengerjaan proyek tersebut. Namun, jika hal itu menyalahi spesifikasi teknis, kata Ferry, tentunya hal itu menjadi masalah.
"Tiap dinas pasti memiliki ketentuan teknis, perencanaan, spesifikasi, hingga analisis harga. Apalagi, setiap pekerjaan PUPR kan ada spesifikasi teknisnya. Ini yang harus dipelajari," paparnya.
"Jadi, intinya kembali lagi kepada komponen-komponen tadi. Jangan sampai ada anggapan (kinerja) pengawas, konsultan, hingga PPK gak jalan," sambung Ferry.
Ferry berharap, persoalan yang terjadi dalam proyek Jalan Pabangbon-Barengkok bisa segera diatasi oleh pihak Pemda Kabupaten Bogor. Apalagi, dana Bankeu Pemprov Jabar tersebut nilainya cukup besar dan sangat berdampak di tengah pandemi COVID-19 ini.
"Jangan sedikit-sedikit balik ke Pemprov Jabar, tolong semua bekerja serius. Dana Rp10 miliar ini besar, apalagi di tengah banyaknya refocusing anggaran untuk (penanganan) COVID-19," tandasnya
(msd)
Lihat Juga :