Diduga Dianiaya, Pelajar SLTA Tewas dengan Kondisi Luka Pukulan

Sabtu, 12 Desember 2020 - 12:10 WIB
loading...
Diduga Dianiaya, Pelajar SLTA Tewas dengan Kondisi Luka Pukulan
Jenazah Zulham (18) korban penganiayaan orang tak dikenal disemayamkan di rumah duka. (Foto: SINDONews/Ist)
A A A
DELISERDANG - Zulham (18) warga Dusun III, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan di Lr VII Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan. Pelajar SLTA yang sempat dirawat di klinik tersebut diduga tewas disebabkan penganiayaan orang tak dikenal, Kamis (10/12/2020) pukul 23.55 WIB. BACA JUGA: Usai Khataman Alquran, Ijeck Menangis Nasihati Putranya yang Akan Melepas Lajang

Informasi diperoleh, sebelumnya pada pukul 22.00 WIB, Zulham baru saja minta uang kepada neneknya untuk membeli BBM motor temannya, lalu keduanya berangkat bersama-sama.

Sekitar pukul 23.00 WIB, Zulham diantarkan orang tak dikenal ke Klinik Puja Dusun III, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis dengan kondisi mengalami luka lecet di dahi, benjolan di dahi akibat pukulan benda tumpul, di dada mengalami luka gesekan serta mengeluarkan darah dari hidung. BACA JUGA: Pelaku Curanmor Nyonyot Diamuk Massa

Pukul 23.55 WIB, korban meninggal dunia. Dari pengakuan dokter jaga Klinik Puja, dr Maruli Fredi Simamora semua luka disebabkan oleh pukulan benda tumpul.

Kapolsek Batang Kuis, AKP Simon Pasaribu beserta anggota yang mendapat kabar turun ke Klinik Puja melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi dan pengecekan lokasi kejadian, korban dianiaya di lorong VII Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Simon Pasaribu segera berkoordinasi dengan Polsek Percut Seituan Polrestabes Medan. Selanjutnya Kapolsek Percut Seituan beserta personel mendatangi rumah korban dan membawa mayat korban dari rumahnya ke Rumah Sakit Bhayangkara guna otopsi. Selanjutnya penanganan perkara ditangani oleh Polsek Percut Seituan Polrestabes Medan. BACA JUGA: Habib Rizieq Tampak Semangat Jalani Pemeriksaan Polisi
(zai)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2668 seconds (11.97#12.26)