Usai Khataman Alquran, Ijeck Menangis Nasihati Putranya yang Akan Melepas Lajang
Sabtu, 12 Desember 2020 - 10:53 WIB
loading...
Musa Rajekshah dan istri Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah menangis menasihati putranya selepas khataman alquran dan akan melanjutkan pernikahan.(Foto: SINDONews/Ist)
A
A
A
MEDAN - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah didampingi Sri Ayu Mihari tak kuasa menahan tangis ketika memberi nasihat kepada putra bungsunya Musa Arjianshah yang akan melangsungkan pernikahan Januari 2021 mendatang. BACA JUGA: Jumlah Pemeluk Islam di Israel Meningkat, Ini Sebabnya...
Dengan berlinang air mata, Wagub menyampaikan beberapa wejangan dan pesan menyentuh usai acara khataman alquran Jelang Pernikahan Musa Arjianshah, Jumat (11/12/2020) di Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumut , Jalan Teuku Daud Medan. Acara dihadiri keluarga besar, alim ulama, serta qari dan qariah.
Musa Rajekshah menceritakan bahwa kelahiran Musa Arjianshah pada 22 tahun yang lalu masih segar diingatan. Namun, tidak terasa waktu berjalan hingga tiba saatnya putra pertamanya tersebut akan segera menjadi kepala keluarga.
“Selama menjadi kepala keluarga, Dadak (panggilan untuk Musa Rajekshah dalam keluarga) mungkin belum bisa memberikan yang terbaik khususnya meluangkan waktu yang banyak untuk kalian. Dalam kesempatan ini, Dadak ingin Arji tidak melakukan hal yang sama sepeti Dadak,” pesan pria yang kerap disapa Ijeck, itu. BACA JUGA: Jelang Musda, Wagubsu Minta KONI Tingkatkan Prestasi
Kemudian, Musa Rajekshah juga mengingatkan bahwa pernikahan putranya bukan perjodohan melainkan pilihan sendiri. “Untuk itu, Arji harus bertanggung jawab atas pilihan yang Arji buat dan Insya Allah merupakan pernikahan sekali seumur hidup. Hormati mertua Arji nanti seperti kepada orang tua sendiri,” ucap Musa Rajekshah yang akrab dipanggil Ijeck.
Dengan berlinang air mata, Wagub menyampaikan beberapa wejangan dan pesan menyentuh usai acara khataman alquran Jelang Pernikahan Musa Arjianshah, Jumat (11/12/2020) di Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumut , Jalan Teuku Daud Medan. Acara dihadiri keluarga besar, alim ulama, serta qari dan qariah.
Musa Rajekshah menceritakan bahwa kelahiran Musa Arjianshah pada 22 tahun yang lalu masih segar diingatan. Namun, tidak terasa waktu berjalan hingga tiba saatnya putra pertamanya tersebut akan segera menjadi kepala keluarga.
“Selama menjadi kepala keluarga, Dadak (panggilan untuk Musa Rajekshah dalam keluarga) mungkin belum bisa memberikan yang terbaik khususnya meluangkan waktu yang banyak untuk kalian. Dalam kesempatan ini, Dadak ingin Arji tidak melakukan hal yang sama sepeti Dadak,” pesan pria yang kerap disapa Ijeck, itu. BACA JUGA: Jelang Musda, Wagubsu Minta KONI Tingkatkan Prestasi
Kemudian, Musa Rajekshah juga mengingatkan bahwa pernikahan putranya bukan perjodohan melainkan pilihan sendiri. “Untuk itu, Arji harus bertanggung jawab atas pilihan yang Arji buat dan Insya Allah merupakan pernikahan sekali seumur hidup. Hormati mertua Arji nanti seperti kepada orang tua sendiri,” ucap Musa Rajekshah yang akrab dipanggil Ijeck.
Lihat Juga :