Ditinggal Nyoblos Pilkada, Ibu Bantai 3 Anak Kandung dengan Digorok Parang

Kamis, 10 Desember 2020 - 13:39 WIB
loading...
Ditinggal Nyoblos Pilkada, Ibu Bantai 3 Anak Kandung dengan Digorok Parang
Tiga anak lelaki di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara tewas dengan luka di leher usai digorok oleh ibu kandungnya, MT (30). Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
NIAS UTARA - Warga Dusun II, Desa Banua Sibohou, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara , Sumatera Utara digegerkan dengan pembunuhan sadis . Seorang ibu rumah tangga berinisial MT (30), tega membunuh tiga orang anak lelakinya dengan dalih himpitan ekonomi.

Pembunuhan sadis itu terjadi pada Rabu, 9 Desember 2020 sekitar pukul 13.30 WIB. Lokasi pembunuhan berada di rumah Nofedi Lahagu, suami tersangka MT di Dusun II, Desa Banua Sibohou, Kecamatan Namohalu Esiwa.

(Baca juga: Kasus Ibu Bunuh Anak, DPR Soroti Tekanan Dampak Covid bagi Masyarakat)

Paur Humas Polres Nias Aiptu Yadsen Hulu menjelaskan, ketiga anak Balita korban tewas yang dibantai tersangka MT, yakni YL (5), SL (4) dan DL (2). Sebelum kejadian, sekitar Pukul 09.00 WIB, Nofedi Lahagu ayah kandung ketiga anak yang tewas, kakek, nenek serta kakak ketiga korban berangkat ke TPS II Desa Banua Sibohou untuk pemilihan Calon Bupati Nias Utara. Sebelum berangkat, mereka pamit terlebih dahulu kepada tersangka MT.

(Baca juga: Tak Disediakan Sarapan, Pemuda di Taput Pukuli Ibu Kandung Hingga Tewas)

Pukul 12.00 WIB, kakek, nenek dan kakak ketiga korban pulang ke rumah dan ayah korban masih tinggal di lokasi TPS (jarak TPS ke rumah sekitar 5 kilometer). Sampai di rumah sekitar pukul 13.00 WIB.

"Kakek, nenek dan kakak ketiga korban masuk ke rumah dan pintu tidak dikunci oleh tersangka MT dan melihat ketiga korban dalam keadaan terluka dan tidak bernyawa atau luka gorok pada leher, dan tersangka MT tidur terlentang berada di samping ketiga korban tewas," ungkap Yadsen Hulu kepada Okezone, Kamis (10/12/2020).

Melihat kejadian sadis itu, sebut Aiptu Yadsen Hulu, kakak ketiga korban berlari dan memberitahukan hal itu kepada para penduduk Desa. Personil Polsek Tuhemberua, Kasat Reskrim Polres Nias dan anggota turun ke tempat kejadian perkara (TKP) begitu mendapat informasi.

"Polisi telah mengamankan tersangka MT, melakukan cek TKP dan olah TKP. Motif pelaku membunuh ketiga anak kandungnya, berdalih karena faktor himpitan ekonomi hingga tega menggorok leher ketiga anak lelakinya menggunakan parang hingga tewas," kata Yadsen Hulu.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1917 seconds (11.97#12.26)