Nyoblos di TPS 09, Hatta Rahman Harap Maros Dapat Pemimpin Baik
Rabu, 09 Desember 2020 - 12:14 WIB
loading...
Bupati Maros Hatta Rahman saat menyalurkan hak pilihnya di TPS 09. Foto: Sindonews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Antusiasme warga Maros untuk menggunakan hak politiknya tetap tinggi, meski di pagi hari hujan mengguyur beberapa wilayah.
Pantauan wartawan, Rabu, (09/12/2020) di TPS 09, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale tempat Bupati Maros HM Hatta Rahman dan Sekeretaris Daerah Kabupaten Maros Andi Davied Syamsuddin mencoblos nampak ramai dikunjungi masyarakat.
Menurut Hatta Rahman , pencoblosan kali ini sedikit berbeda dari yang sebelumnya. Pasalnya, masyarakat masih berada di masa Pandemi Covid-19. Sehingga penerapan protokol kesehatan harus lebih diutamakan di setiap TPS.
Baca Juga: Ketua Bawaslu Maros Pastikan Mobil yang Digerebek Bukan Kasus OTT
Dalam pelaksanaan pencoblosan di TPS, kata dia, Panitia KPPS telah memberlakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Setiap warga sebelum mendaftar ke petugas untuk menggunakan hak politik wajib mencuci tangan pakai sabun di alir mengalir yang disiapkan di pintu masuk TPS.
"Masa pencoblosan ini dilaksanakan di masa pandemi Covid-19, dan berbeda dari biasanya. Karena pemilih wajib mentaati protokol kesehatan, salah satunya masker. Selain itu warga sebelum masuk, wajib untuk cuci tangan. Ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk pelaksanaan pilkada tetap berjalan lancar, juga protokol kesehatan juga terlaksana," jelasnya.
Selain tempat cuci tangan KPPS juga menyediakan hand sanitazer di tempat petugas mencatat nama pemilih kemudian baru diberikan surat suara beserta sarung tangan plastik, dengan alat tulis sendiri baru kemudian menuju bilik suara untuk mencoblos.
Pantauan wartawan, Rabu, (09/12/2020) di TPS 09, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale tempat Bupati Maros HM Hatta Rahman dan Sekeretaris Daerah Kabupaten Maros Andi Davied Syamsuddin mencoblos nampak ramai dikunjungi masyarakat.
Menurut Hatta Rahman , pencoblosan kali ini sedikit berbeda dari yang sebelumnya. Pasalnya, masyarakat masih berada di masa Pandemi Covid-19. Sehingga penerapan protokol kesehatan harus lebih diutamakan di setiap TPS.
Baca Juga: Ketua Bawaslu Maros Pastikan Mobil yang Digerebek Bukan Kasus OTT
Dalam pelaksanaan pencoblosan di TPS, kata dia, Panitia KPPS telah memberlakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Setiap warga sebelum mendaftar ke petugas untuk menggunakan hak politik wajib mencuci tangan pakai sabun di alir mengalir yang disiapkan di pintu masuk TPS.
"Masa pencoblosan ini dilaksanakan di masa pandemi Covid-19, dan berbeda dari biasanya. Karena pemilih wajib mentaati protokol kesehatan, salah satunya masker. Selain itu warga sebelum masuk, wajib untuk cuci tangan. Ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk pelaksanaan pilkada tetap berjalan lancar, juga protokol kesehatan juga terlaksana," jelasnya.
Selain tempat cuci tangan KPPS juga menyediakan hand sanitazer di tempat petugas mencatat nama pemilih kemudian baru diberikan surat suara beserta sarung tangan plastik, dengan alat tulis sendiri baru kemudian menuju bilik suara untuk mencoblos.
Lihat Juga :