Di Tengah Pandemi COVID-19, Pengusaha Kuliner Surabaya Hadirkan Menu Nasi Campur

loading...
Di Tengah Pandemi COVID-19, Pengusaha Kuliner Surabaya Hadirkan Menu Nasi Campur
Founder Kakkk Ayam Geprek, Ferry Setiawan (kiri) bersama partner bisnisnya, Randy Chrispian menunjukkan Nasi Campur KAG. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - Masa pandemi COVID-19 memaksa pelaku usaha, utamanya kuliner menciptakan varian menu menarik. Seperti yang kini dilakukan founder restoran ayam geprek di Surabaya, Kakkk Ayam Geprek, Ferry Setiawan. Uniknya, menu yang diciptakan tersebut berupa nasi campur yang dikemas dalam bungkus kertas coklat alias nasi bungkus.

(Baca juga: Taksi Cepat Speed Boat Tabrakan di Musi Banyuasin, 1 Tewas 3 Luka-luka )

Menu ini menggabungkan nasi campur khas Bali dengan ayam geprek yang sudah menjadi ikon 'Kakkk Ayam Geprek'. Hasilnya luar biasanya. Baru diluncurkan di hari pertama dan dikenalkan melalui sosial media pada dua pekan lalu, nasi campur yang diberi label ‘Nasi Campur KAG’ itu langsung terjual sebanyak 996 pack. Bahkan di hari kedua penjualannya langsung menembus angka 1.000 pack.

Founder Kakkk Ayam Geprek, Ferry Setiawan mengatakan, menu Nasi Campur KAG bertujuan untuk mengenang awal mula dia memulai usaha bersama partnernya, Randy Chrispian pada tahun 2014 lalu. Di mana saat itu dia menjual makanan bungkus dengan gerobak.



"Kami sengaja menghadirkan nasi campur khas Bali namun dengan sensasi beda. Karena kalau memakai bungkus kotak atau plastik kurang nendang. Makanya kami mempertahankan kertas bungkus namun dengan tampilan menarik," katanya di salah satu gerainya di jalan Dharmawangsa Surabaya, Sabtu (5/12/2020).

(Baca juga: Warga Bone Gempar, Tunjukkan Alat Kelamin ke Wanita Bersuami Pria Bisu Tewas Dihantam Balok )

Selain bungkus yang dipakai, ujar Ferry, yang membedakan dengan menu nasi campur kebanyakan, adalah menu yang dihadirkan mengandung racikan ayam geprek khas Kakkk Ayam Geprek.



halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top