Dinamika Sosial Politik di Papua, Yan Mandenas: Pemerintah Jangan Sikapi Berlebihan
Jum'at, 04 Desember 2020 - 23:20 WIB
loading...
A
A
A
Dia mencontohkan perilaku aparat yang ada di daerah maupun luar daerah, termasuk kelompok masyarakat tertentu yang dinilai sangat diskriminatif terhadap masyarakat Papua. Khususnya dalam penanganan masalah sosial politik yang sering mendapatkan reaksi dari masyarakat Papua di seluruh pelosok Tanah Air.
"Pemerintah perlu menetapkan kebijakan yang relevan dan dapat diterima seluruh rakyat Papua, tanpa harus menutupi dosa Pemerintah terhadap perilaku oknum-oknum aparat yang terus menerus mencoreng institusinya dengan perilaku yang tidak menunjukkan profesionalisme tugas mereka terhadap rakyat Papua," tuturnya.
Menurutnya, jika masyarakat Papua terus menyuarakan aspirasi Papua Merdeka, hal ini merupakan respons panjang dari cara-cara penanganan persoalan Papua yang tidak tuntas. Misalnya persoalan Daerah Operasi Militer yang tidak pernah tuntas dalam penanganan konflik sosial politik.
Dia sangat menyayangkan langkah cipta kondisi yang terus terjadi di Tanah Papua dengan sejumlah kejadian yang menyakitkan hati masyarakat Papua. Ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, berakibat pada respons masyarakat Papua yang seakan tidak mendapatkan tempat dan keadilan yang layak di negerinya sendiri.
"Melihat korban rakyat Papua ibarat makhluk yang tidak berharga di mata Pemerintah Pusat, saya berharap pemerintah pusat segera mengintrospeksi diri,” katanya. Dikatakan Yan Mandenas, apapun tuntutan rakyat Papua hari ini, merupakan ungkapan kekecewaan mereka terhadap berbagai kejadian dan kejanggalan yang tak kunjung usai di Tanah Papua.
"Pemerintah perlu menetapkan kebijakan yang relevan dan dapat diterima seluruh rakyat Papua, tanpa harus menutupi dosa Pemerintah terhadap perilaku oknum-oknum aparat yang terus menerus mencoreng institusinya dengan perilaku yang tidak menunjukkan profesionalisme tugas mereka terhadap rakyat Papua," tuturnya.
Menurutnya, jika masyarakat Papua terus menyuarakan aspirasi Papua Merdeka, hal ini merupakan respons panjang dari cara-cara penanganan persoalan Papua yang tidak tuntas. Misalnya persoalan Daerah Operasi Militer yang tidak pernah tuntas dalam penanganan konflik sosial politik.
Dia sangat menyayangkan langkah cipta kondisi yang terus terjadi di Tanah Papua dengan sejumlah kejadian yang menyakitkan hati masyarakat Papua. Ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, berakibat pada respons masyarakat Papua yang seakan tidak mendapatkan tempat dan keadilan yang layak di negerinya sendiri.
"Melihat korban rakyat Papua ibarat makhluk yang tidak berharga di mata Pemerintah Pusat, saya berharap pemerintah pusat segera mengintrospeksi diri,” katanya. Dikatakan Yan Mandenas, apapun tuntutan rakyat Papua hari ini, merupakan ungkapan kekecewaan mereka terhadap berbagai kejadian dan kejanggalan yang tak kunjung usai di Tanah Papua.
Lihat Juga :