Pulihkan Ekonomi Jawa Timur di Tengan Pandemi, Ini Strategi Bank Indonesia
Jum'at, 04 Desember 2020 - 06:23 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, BI juga terus mendorong ekonomi digital untuk menjadikan Jatim sebagai smart province. Upaya itu diwujudkan melalui percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, perluasan elektronifikasi transaksi pembayaran (QRIS), On-boarding UMKM, serta digitalisasi UMKM.
"Kami juga akan meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, yaitu penguatan ekonomi syariah, riset dan survei dengan berbagai lembaga, penguatan rumah kurasi, serta bersinergi dengan OJK untuk penguatan literasi dan inklusi keuangan," pungkas Difi.
(Baca juga: Kepergok Curi Sapi, Dua Pemuda Asal Tuban Bonyok Dihajar Massa di Gresik )
Sementara itu, Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti yang hadir dalam pertemuan ini mendorong BI Jatim untuk menambah dukungan modal pelaku UMKM. Ini dilakukan untuk percepatan pemulihan ekonomi buntut pandemi COVID-19. Pihaknya juga meminta agar BI memperkuat kebijakan makroprudensial. "Ini perlu dilakukan untuk mendorong pembiayaan inklusif, khususnya kepada UMKM," ucap La Nyalla.
"Kami juga akan meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, yaitu penguatan ekonomi syariah, riset dan survei dengan berbagai lembaga, penguatan rumah kurasi, serta bersinergi dengan OJK untuk penguatan literasi dan inklusi keuangan," pungkas Difi.
(Baca juga: Kepergok Curi Sapi, Dua Pemuda Asal Tuban Bonyok Dihajar Massa di Gresik )
Sementara itu, Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti yang hadir dalam pertemuan ini mendorong BI Jatim untuk menambah dukungan modal pelaku UMKM. Ini dilakukan untuk percepatan pemulihan ekonomi buntut pandemi COVID-19. Pihaknya juga meminta agar BI memperkuat kebijakan makroprudensial. "Ini perlu dilakukan untuk mendorong pembiayaan inklusif, khususnya kepada UMKM," ucap La Nyalla.
(eyt)
Lihat Juga :