Putra Inisiator PDIP Ajak Warga Surabaya Tolak Surat Risma
Kamis, 03 Desember 2020 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
"Kemenangan partai politik, kemenangan bagi ASN dan tenaga kontrak di Pemerintahan Kota Surabaya, kemenangan Surabaya," terang alumnus ITS Surabaya ini.
Seruan tersebut juga disiarkan oleh Seno melalui rekaman suara berdurasi 2 menit 29 detik, dengan lantang dan tegas menyoal perlawanan terhadap oligarki Risma. "Arek-Arek Suroboyo Wani ngelawan. Nek gak wani, duduk Arek Suroboyo," terang dia.
Berikut transkrip rekaman Jagad Hariseno:
SERUAN WANI LAWAN OLIGARKI RISMA
Surat yang sarat kepentingan politik/ dikirimkan risma kepada warga surabaya/
Ajakan risma yang disambut dengan penolakan demi penolakan/ menggelora menjadi sebuah perlawanan/
Perlawanan warga/ perlawanan arek-arek suroboyo kepada risma/ kepada oligarki risma/
Risma/ diakhir masa jabatannya yang seharusnya dikenang sebagai walikota yang menghias surabaya dengan taman yang indah/
hanya karena ambisi pribadinya/ berupaya membangun oligarki politik dengan pencitraan yang kuat dan tanpa batas/ sehingga tidak lagi mengindahkan etika/ sayangnya harus diakhiri dengan perlawanan/perlawanan arek-arek suroboyo/ melawan oligarki risma/
Arek-arek suroboyo/ warga surabaya/ saudara-saudara/ kawan-kawan seperjuangan/dengan segenap kerendahan hati/ dan semangat kemenangan yang berkobar-kobar/ saya sampaikan terimakasih setulus-tulusnya/ atas segala dukungan seluruh warga surabaya/ yang pada hari ini
telah berani melawan oligarki risma/
Seruan tersebut juga disiarkan oleh Seno melalui rekaman suara berdurasi 2 menit 29 detik, dengan lantang dan tegas menyoal perlawanan terhadap oligarki Risma. "Arek-Arek Suroboyo Wani ngelawan. Nek gak wani, duduk Arek Suroboyo," terang dia.
Berikut transkrip rekaman Jagad Hariseno:
SERUAN WANI LAWAN OLIGARKI RISMA
Surat yang sarat kepentingan politik/ dikirimkan risma kepada warga surabaya/
Ajakan risma yang disambut dengan penolakan demi penolakan/ menggelora menjadi sebuah perlawanan/
Perlawanan warga/ perlawanan arek-arek suroboyo kepada risma/ kepada oligarki risma/
Risma/ diakhir masa jabatannya yang seharusnya dikenang sebagai walikota yang menghias surabaya dengan taman yang indah/
hanya karena ambisi pribadinya/ berupaya membangun oligarki politik dengan pencitraan yang kuat dan tanpa batas/ sehingga tidak lagi mengindahkan etika/ sayangnya harus diakhiri dengan perlawanan/perlawanan arek-arek suroboyo/ melawan oligarki risma/
Arek-arek suroboyo/ warga surabaya/ saudara-saudara/ kawan-kawan seperjuangan/dengan segenap kerendahan hati/ dan semangat kemenangan yang berkobar-kobar/ saya sampaikan terimakasih setulus-tulusnya/ atas segala dukungan seluruh warga surabaya/ yang pada hari ini
telah berani melawan oligarki risma/
Lihat Juga :