Positif COVID-19 Meningkat, RS Tulungagung Rekayasa Ruang Penyakit Dalam

loading...
Positif COVID-19 Meningkat, RS Tulungagung Rekayasa Ruang Penyakit Dalam
Tampak ruang operasi di RSUD dr Iskak Tulungagung yang disiapkan khusus untuk pasien COVID-19. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
TULUNGAGUNG - RSUD dr Iskak Tulungagung kembali memfungsikan ruang pelayanan penyakit dalam menjadi ruang isolasi pasien positif COVID-19. Jumlah pasien positif yang dirawat kembali meningkat

Menurut Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr Iskak Tulungagung Mochamad Rifai, saat ini ada 55 pasien positif COVID-19 yang menjalani perawatan.

"Saat ini dipakai tiga ruangan isolasi. Karena ada tambahan kasus," ujar Rifai kepada Sindonews.com Rabu (2/12/2020). Tiga ruangan isolasi COVID-19 yang disiapkan memiliki kapasitas 120 orang.

(Baca juga: Kemenkes-Pemda Koordinasi Siapkan Kapasitas Ruang Isolasi Tambahan Pasien COVID-19 )



Sebelumnya karena angka kasus COVID-19 menurun, ruang isolasi dikembalikan fungsinya sebagai ruang pelayanan penyakit dalam. "Karena kasus COVID-19 meningkat, fungsinya dialihkan lagi sebagai ruang isolasi," tambah Rifai.

Selain 55 pasien positif yang beberapa diantaranya tenaga kesehatan, RSUD dr Iskak juga menerima isolasi 36 pasien berstatus suspect. Untuk pasien positif, kata Rifai sebagian besar memiliki komorbit (penyakit penyerta).

Tidak sedikit dari mereka yang mengidap penyakit paru paru. Kemudian penyakit jantung, hipertensi serta diabetes. Karena adanya komorbit, Rifai mengatakan proses isolasi yang dijalani para pasien berlangsung lebih lama.



"Yang paling beresiko penyakit paru. Karena virus COVID-19 menyerang bagian paru paru," papar Rifai. Dalam kesempatan itu Rifai juga menyinggung pesatnya penambahan kasus positif COVID-19 di Tulungagung yang diistilahkan sebagai serangan kedua.

(Baca juga: Bertambah 5.533, Total Ada 549.508 Kasus Covid-19 di Indonesia )

Bukan hanya itu. Rifai menyebut peningkatan kasus yang terjadi hari ini akibat virus COVID-19 yang diduga telah bermutasi. Ia mencontohkan kasus pasien yang sebelumnya dinyatakan sembuh, ternyata kembali terkonfirmasi positif.

"Di lingkungan tenaga kesehatan (nakes) ada empat orang. Sudah sembuh kembali positif. Dan keempat orang nakes tersebut meninggal dunia," terang Rifai. Untuk memutus rantai penularan di lingkungan rumah sakit, sejak Senin (30/11), RSUD dr Iskak Tulungagung mewajibkan swab test kepada seluruh pasien yang opname. Rumah sakit juga menyiapkan ruang operasi khusus pasien COVID-19 yang memiliki komorbit.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top