Jalan Berliku Korban Dugaan Pelecehan Seksual Mencari Keadilan di IAIN Tulungagung
Senin, 30 November 2020 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Irsyad Umam, pasal yang ada di SOP baru tersebut sangat tidak memihak para korban dugaan pelecehan seksual. Karenanya pihaknya mendesak pihak IAIN Tulungagung untuk melakukan revisi. "Kenapa tidak dijadwal ulang? Kenapa harus dinyatakan gugur?," tanya Irsyad Umam.
Menanggapi hal itu Humas IAIN Tulungagung , Ulil Abshor kepada wartawan mengatakan upaya kampus mengkonfrontasi para pihak dikarenakan dalam pemeriksaan sebelumnya terdapat perbedaan keterangan keduanya.
(Baca juga: Ajak Anak Istri, Pencuri Ini Terekam CCTV Saat Sedang Beraksi dan Ditembak Polisi )
Konfrontasi untuk melihat sejauh mana kebenaran keterangan yang disampaikan pelapor maupun terlapor. "Kita melakukan apa yang bisa dilakukan, mengkonfrontir keterangan salah satunya," ujar Ulil Abshor singkat.
Kasus dugaan pelecehan seksual terjadi pada pertengahan bulan Oktober lalu dan baru direspon kampus IAIN Tulungagung pada awal November. Dugaan pelecehan terjadi saat pelapor dan terlapor dalam perjalanan hendak berkemah ke lereng Gunung Wilis, Kabupaten Kediri.
Menanggapi hal itu Humas IAIN Tulungagung , Ulil Abshor kepada wartawan mengatakan upaya kampus mengkonfrontasi para pihak dikarenakan dalam pemeriksaan sebelumnya terdapat perbedaan keterangan keduanya.
(Baca juga: Ajak Anak Istri, Pencuri Ini Terekam CCTV Saat Sedang Beraksi dan Ditembak Polisi )
Konfrontasi untuk melihat sejauh mana kebenaran keterangan yang disampaikan pelapor maupun terlapor. "Kita melakukan apa yang bisa dilakukan, mengkonfrontir keterangan salah satunya," ujar Ulil Abshor singkat.
Kasus dugaan pelecehan seksual terjadi pada pertengahan bulan Oktober lalu dan baru direspon kampus IAIN Tulungagung pada awal November. Dugaan pelecehan terjadi saat pelapor dan terlapor dalam perjalanan hendak berkemah ke lereng Gunung Wilis, Kabupaten Kediri.
(eyt)
Lihat Juga :