Bandar Laut Besar Itu Bernama Pasuruan

Minggu, 29 November 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Pasuruan yang di masa lalu dikenal dengan nama Paravan, dan orang orang China menyebutnya Yanwang atau Basuluan, tak pernah sepi dari aktivitas perdagangan besar internasional, karena adanya Pelabuhan Tanjung Tembikar .

(Baca juga: Di Patirtan Ini, Cinta Pandangan Pertama Arok-Dedes Bersemi )

Ramainya Pasuruan oleh aktivitas perdagangan, dan pelabuhan di sepanjang abad 19 tersebut. Membuat wilayah ini juga dipadankan dengan penggabungan dua kata, yakni "Passer" dan "Oeang", apabila digabungkan menjadi "Passer Oeang" atau pasar uang.

Keberadaan pelabuhan di Kota Pasuruan , yang sempat menjadi sebuah karesidenan di masa kolonial Belanda tersebut, menjadi daya tarik para saudagar dunia untuk berdagang dan bertransaksi di kota ini.

Kota dan pelabuhan ini, tidak pernah terpisahkan perkembangannya. Pemerintahan di Kota Pasuruan, menurut catatan sejarahnya, mulai ada setelah dibentuknya Residensi Pasuruan pada 1 Januari 1901 oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Kemudian ditindaklanjuti pembentukan Kota Praja (Gementee) Pasuruan, seperti termaktub dalam Staatblat 1918 No. 320 dengan nama Stads Gementee van Pasoeroean pada tanggal 20 Juni 1918.

(Baca juga: Mengintip Petilasan Ken Dedes, Ibu Para Raja Nusantara )

Setelah Indonesia merdeka, Pasuruan masuk wilayah Indonesia, dan dinyatakan sebagai Kotamadya dengan wilayah kekuasaan terdiri dari tiga desa dan satu kecamatan. Pada 21 Desember 1982 Kotamadya Pasuruan diperluas menjadi tiga kecamatan dengan 19 kelurahan dan 15 desa.

Pasuruan pada masa lalu adalah sebuah karesidenan yang terdiri dari tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Pasuruan , Kabupaten Bangil, dan Kabupaten Malang. Kabupaten Pasuruan sendiri tardiri dari 12 distrik; Kraton, Kota, Rajasa, Winongan, Keboncandi, Jati, Grati, Melaten, Gempeng, Ngempit, Tengger, dan Wangkal.

Bandar Laut Besar Itu Bernama Pasuruan


Sepanjang abad 19, kota dan pelabuhan ini berada di masa kejayaannya. Hal itu salah satunya dibuktikan dengan banyaknya peninggalan berupa bangunan megah yang tersebar di hampir seluruh Pasuruan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Tingkatkan Kapasitas...
Tingkatkan Kapasitas Bongkar Muat, Pelabuhan Pelindo Tambah QCC
Rekomendasi
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved