Positif COVID-19 Blitar Tambah 11 Kasus, Klaster Keluarga Meluas

loading...
Positif COVID-19 Blitar Tambah 11 Kasus, Klaster Keluarga Meluas
ilustrasi
BLITAR - Angka kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar dalam dua hari terakhir bertambah sebelas kasus. Dua diantaranya berasal dari klaster keluarga yang semakin meluas.

"Tambahan kasus konfirmasi kemarin empat kasus dan hari ini tujuh kasus," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya Jumat (27/11/2020).

(Baca juga: Kenalan di Pasar, Pemuda 29 Tahun Ini Sumringah Nikahi Nenek 76 Tahun )

Klaster keluarga terjadi di wilayah Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon. Usai menghadiri hajat pernikahan, delapan orang terkonfirmasi positif COVID-19. Delapan orang tersebut diantaranya keluarga satu rumah, kolega dan tetangga.



Bahkan satu diantaranya meninggal dunia. Sementara dua orang tambahan dari klaster keluarga tersebut merupakan warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun.



Diluar klaster keluarga berlatar belakang hajatan, muncul klaster keluarga baru. Seorang warga Desa/Kecamatan Kanigoro yang rutin mengantar mertuanya kontrol berobat di rumah sakit, dinyatakan terkonfirmasi COVID-19. Yang bersangkutan terpapar dari mertuanya yang ternyata lebih dulu positif. "Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," terang Krisna Yekti.



Tambahan kasus positif baru juga disumbang seorang warga Desa Jatinom Kecamatan Kanigoro yang terkonfirmasi positif COVID-19 usai perjalanan dari Kediri. Kemudian warga Desa Nglegok yang karena rapid testnya reaktif melanjutkan dengan swab test. Hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19. Hingga kini petugas belum bisa memastikan dari mana yang bersangkutan bisa terpapar.

(Baca juga: Angka COVID-19 Meningkat, Pasar Minggu Kota Probolinggo Ditutup Sementara )

"Yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri," tambah Krisna Yekti. Tercatat hingga 27 November, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 1.078 kasus. Perinciannya, 940 orang sembuh, 84 orang meninggal dunia, 24 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top