19 Karang Taruna Bersatu Bantu Korban PHK Akibat Covid-19
Senin, 11 Mei 2020 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami dari karang taruna untuk membantu warga yang terdampak corona. Karena itulah kami bersatu, bahu-membahu, dan bersama-sama membuat kegiatan ini untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” tutur Syaifullah.
Rencananya paket sembako di Desa Paiton akan dibagikan dengan sistem door to door, langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerima. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penerapan protokol physical distancing seperti anjuran pemerintah.
Sementara itu, Komunitas Heppiii Community di Lumajang sudah lebih dulu beraksi pada 2 Mei lalu. Rudi Mulyono dari Karta Sabuk Semeru Sumber Mujur mengatakan sebagian besar penerima paket sembako di wilayahnya adalah para pelaku usaha dan pekerja di Kawasan Wisata Hutan Bambu Lumajang.
Sejak wabah corona merebak, Kawasan Wisata Hutan Bambu Lumajang langsung ditutup untuk umum. Dengan demikian, warga yang biasa menggantungkan hidupnya dari mengais rezeki di kawasan ini menjadi kehilangan pemasukan.
“Sejak Kawasan Wisata Hutan Bambu ditutup karena pandemi corona, para pelaku usaha dan orang-orang yang bekerja di sana tidak bekerja sama sekali. Untuk itulah, kami berpikir paket sembako ini sangat mereka butuhkan,” ucap Rudi.
Rencananya paket sembako di Desa Paiton akan dibagikan dengan sistem door to door, langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerima. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penerapan protokol physical distancing seperti anjuran pemerintah.
Sementara itu, Komunitas Heppiii Community di Lumajang sudah lebih dulu beraksi pada 2 Mei lalu. Rudi Mulyono dari Karta Sabuk Semeru Sumber Mujur mengatakan sebagian besar penerima paket sembako di wilayahnya adalah para pelaku usaha dan pekerja di Kawasan Wisata Hutan Bambu Lumajang.
Sejak wabah corona merebak, Kawasan Wisata Hutan Bambu Lumajang langsung ditutup untuk umum. Dengan demikian, warga yang biasa menggantungkan hidupnya dari mengais rezeki di kawasan ini menjadi kehilangan pemasukan.
“Sejak Kawasan Wisata Hutan Bambu ditutup karena pandemi corona, para pelaku usaha dan orang-orang yang bekerja di sana tidak bekerja sama sekali. Untuk itulah, kami berpikir paket sembako ini sangat mereka butuhkan,” ucap Rudi.
(msd)
Lihat Juga :