Azis Syamsuddin Kritik Kekosongan Wagub Aceh dan Wabup Bireun
Selasa, 24 November 2020 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, kekosongan posisi Wabup Bireun juga pelru menjadi perhatian. Tentu ini harus menjadi skala prioritas dan tidak perlu mengulur-ulur waktu agar tidak memenuhi kriteria normatif lagi.
Karena itu, sambung mantan Ketua Komisi III DPR ini, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait dengan kekosongan jabatan kepala daerah ini.
“Contohnya di kabupaten, wakil bupati bireun, kemudian wagub Aceh ini, kan harus segera diisi pak. Nanti saya akan koordinasi dengan Pak Mendagri, Pak Tito ini kalau ndak begini apa? Sanksinya kalau gubernur atau kepala daerah yang tidak melakukan pengagendaan atau sengaja melakukan mengulur-ulur waktu,” tandasnya.
Adapun Timwas Otsus DPR RI yang hadir dalam acara tersebut di antaranya, Salim Fakhry dari Fraksi Partai Golkar, Muslim dari Fraksi Partai Demokrat, Masinton Pasaribu dari Fraksi PDIP, Fahdlullah dari Fraksi Partai Gerindra, Irmawan dari Fraksi PKB, Adang Daradjatun dari Fraksi PKS dan Anwar Idris dari Fraksi PPP.
Karena itu, sambung mantan Ketua Komisi III DPR ini, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait dengan kekosongan jabatan kepala daerah ini.
“Contohnya di kabupaten, wakil bupati bireun, kemudian wagub Aceh ini, kan harus segera diisi pak. Nanti saya akan koordinasi dengan Pak Mendagri, Pak Tito ini kalau ndak begini apa? Sanksinya kalau gubernur atau kepala daerah yang tidak melakukan pengagendaan atau sengaja melakukan mengulur-ulur waktu,” tandasnya.
Adapun Timwas Otsus DPR RI yang hadir dalam acara tersebut di antaranya, Salim Fakhry dari Fraksi Partai Golkar, Muslim dari Fraksi Partai Demokrat, Masinton Pasaribu dari Fraksi PDIP, Fahdlullah dari Fraksi Partai Gerindra, Irmawan dari Fraksi PKB, Adang Daradjatun dari Fraksi PKS dan Anwar Idris dari Fraksi PPP.
(msd)
Lihat Juga :