Unesco Validasi Ulang Status UGG Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu
Senin, 23 November 2020 - 10:33 WIB
loading...
Organisasi internasional, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (Unesco) akan melakukan validasi ulang (revalidation) status Unesco Global Geopark (UGG) yang disandang Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. (Ist)
A
A
A
BANDUNG - Organisasi internasional, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization ( Unesco) akan melakukan validasi ulang (revalidation) status Unesco Global Geopark (UGG) yang disandang Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.
Validasi ulang tersebut dilakukan untuk menilai kelayakan status UGG yang telah disandang Geopark Ciletuh- Palabuhanratu selama hampir lima tahun terakhir. Dalam validasi ulang tersebut, Unesco akan memberikan sejumlah penilaian (assesment) terhadap geopark yang berada di Kabupaten Sukabumi itu.
"Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sudah menyandang status UGG hampir lima tahun. Berdasarkan aturan, pada tahun 2021, Unesco akan melakukan assesment revalidasi," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, Senin (23/11/2020).
Dedi menyebut, Unesco memberikan 13 rekomendasi yang harus dilakukan pihak pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, agar status UGG tersebut dapat dipertahankan. "Salah satunya, yakni penyelenggaraan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan ke Geopark Ciletuh-Palabuhanratu," sebut Dedi.
Menurut Dedi, hal itu pula lah yang menjadi alasan pelaksanaan Exhibition Ciletuh Geopark Run yang digelar, Sabtu (21/11/2020) kemarin. (Baca:Update Merapi, Pagi Ini Terdengar Satu Kali Suara Guguran).
Kegiatan tersebut, kata Dedi, terselenggara atas kerja sama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Disparbud Jabar, Dispar Sukabumi, dan Badan Pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.
Validasi ulang tersebut dilakukan untuk menilai kelayakan status UGG yang telah disandang Geopark Ciletuh- Palabuhanratu selama hampir lima tahun terakhir. Dalam validasi ulang tersebut, Unesco akan memberikan sejumlah penilaian (assesment) terhadap geopark yang berada di Kabupaten Sukabumi itu.
"Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sudah menyandang status UGG hampir lima tahun. Berdasarkan aturan, pada tahun 2021, Unesco akan melakukan assesment revalidasi," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, Senin (23/11/2020).
Dedi menyebut, Unesco memberikan 13 rekomendasi yang harus dilakukan pihak pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, agar status UGG tersebut dapat dipertahankan. "Salah satunya, yakni penyelenggaraan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan ke Geopark Ciletuh-Palabuhanratu," sebut Dedi.
Menurut Dedi, hal itu pula lah yang menjadi alasan pelaksanaan Exhibition Ciletuh Geopark Run yang digelar, Sabtu (21/11/2020) kemarin. (Baca:Update Merapi, Pagi Ini Terdengar Satu Kali Suara Guguran).
Kegiatan tersebut, kata Dedi, terselenggara atas kerja sama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Disparbud Jabar, Dispar Sukabumi, dan Badan Pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.
Lihat Juga :