Dinilai Menghina Ketua PWI, Tokoh Partai Golkar Lampung Bakal Dipolisikan

loading...
Dinilai Menghina Ketua PWI, Tokoh Partai Golkar Lampung Bakal Dipolisikan
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung berencana melaporkan M Alzier Dianis Thabranie ke Polda Lampung. Foto/iNews/Jimi Irawan
BANDAR LAMPUNG - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, berencana melaporkan tokoh politik Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie ke Polda Lampung, pada Senin (23/11/2020), atas dugaan penghinaan terhadap Ketua PWI Lampung. (Baca juga: Pencarian 7 Penambang Emas Terkubur Longsor Temui Jalan Buntu, Keluarga Pasrah)

Upaya hukum tersebut ditempuh apabila hingga 2 x 24 jam, Alzier yang juga mantan Ketua DPD Partai Goklar Lampung, tidak memiliki itikad baik untuk mengklarifikasi secara terbuka dan meminta maaf, karena sudah menghina Ketua PWI Lampung di depan publik.

Keputusan itu diambil melalui rapat pleno yang dihadiri pengurus harian PWI Lampung, dan 14 ketua perwakilan PWI Kabupaten dan Kota di seluruh Lampung, di Balai Solfian Ahmad, PWI Lampung.

"Pekan lalu kami sudah mengirimkan surat somasi kepada yang bersangkutan dengan nomor: 338/PWI-LPG/XI/2020 tertanggal 13 November 2020," ujar Musannif Effendi, Ketua PWI Perwakilan Kabupaten Lampung Timur (Lamtim). (Baca juga: Meninggal Kamis Malam, Ketua FUI Cilacap Sempat Dikabarkan Jemput Rizieq Sihab dan Positif COVID-19)



Sayang, dalam surat balasan somasi bernomor: 303/WPA-LPG/XI/2020 yang dikirim Alzier melalui kuasa hukumnya Wiliyus Prayietno, tidak ada satupun kalimat menyebutkan organisasi PWI, apalagi permintaan maaf yang disampaikan.

Jawaban Alzier dinilai tidak relevan dengan subtansi yang dipermasalahkan. "Kesannya, Alzier menganggap tidak ada persoalan setelah menghina Ketua PWI," katanya. Atas dasar itu, seluruh ketua PWI perwakilan dan pengurus PWI se-Lampung sepakat untuk melanjutkan persoalan penghinaan itu ke ranah hukum.

"Sebenarnya kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi karena Alzier tidak ada iktikad baik mengklarifikasi pernyataannya, meminta maaf di depan publik, maka terpaksa kami bawa ke jalur hukum," jelasnya.



halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top