Dunia Mungkin Bisa Terbagi Dua Pasca-Pandemi Covid-19

Senin, 11 Mei 2020 - 09:10 WIB
loading...
A A A
Deepak mengatakan bahwa dari perspektif ini, itu adalah kontes hegemonik yang sudah dekat. Tetapi, dia mengatakan, Covid-19 dan tatanan dunia pasca-pandemi akan membuat dua kutub yang berbeda menuju ke arah bipolaritas.

"China telah muncul sebagai salah satu kutub terkuat yang memperebutkan hegemoni AS dan banyak orang di seluruh dunia, baik di Eropa, Afrika, Asia Tengah, Amerika Latin, China Selatan, sehingga negara-negara yang telah saling berhubungan perdagangan dan investasi dengan Tiongkok akan terus berlanjut. melihat ke China untuk kolaborasi, bantuan, bantuan, dan China melakukan hal yang sama,” katanya.

Terlepas dari bipolaritas, Deepak telah memprediksi munculnya kecenderungan proteksionis di dunia pasca-pandemi ini.

Meskipun mereka sudah ada, katanya, tatanan dunia baru akan melihat tingkat kecenderungan proteksionis yang ekstrem, apakah itu perdagangan atau diplomasi, dan AS tidak akan melakukan banyak upaya di arena internasional dalam hal ini.

“Negara-negara Eropa dan sekutu AS secara bertahap akan menarik dan memindahkan investasi mereka ke beberapa negara lain, termasuk kebangkitan industri di negara mereka sendiri. Setelah krisis ini, orang akan menyadari bahwa ketergantungan yang berlebihan pada negara apa pun, terutama manufaktur, akan menciptakan masalah," tukasnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Berita Terkini
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved