Isu Video Mesum Diprediksi Muncul di Debat Publik Kedua Pilkada Pangkep
Jum'at, 13 November 2020 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
"Masyarakat tahu, misalnya gambar, video, atau tulisan yang riil atau tidak. Tidak bisa dibohongi. Pertanyaan tambahan di luar skenario dan isu ini bisa menjadi bumerang. Kalau dikatakan berpengaruh, ya pasti berpengaruh. Apalagi di momentum pilkada. Semua menjadi episentrum apalagi empat calon, baik dari calon maupun partai pengusung," tambah dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Makassar ini.
Idealnya menurut Ibnu, para petinggi ataupun oknum politik yang masuk dalam lingkaran kontestasi pilkada, seharusnya bisa menjaga etika, sikap dan perilaku termasuk menjaga marwah partai dan calon. Secara tidak langsung, bisa berdampak pada kandidat yang ingin dimenangkan.
Terpisah, pemerhati politik, Attock Suharto juga menyayangkan ramainya perbincangan hangat masyarakat Pangkep terkait video tersebut.
"Terkait kasus itu, saya sangat menyayangkan jika benar itu dilakukan oleh seorang ketua partai, mestinya ketua partai itu menjadi teladan. Saya berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi para politisi tentang pentingnya menjaga moral," tulis Attock via WhatsApp, Jumat (13/11/2020).
Baca juga: Sandiaga Uno Ungkap Alasannya Mendukung Anir-Lutfi
Idealnya menurut Ibnu, para petinggi ataupun oknum politik yang masuk dalam lingkaran kontestasi pilkada, seharusnya bisa menjaga etika, sikap dan perilaku termasuk menjaga marwah partai dan calon. Secara tidak langsung, bisa berdampak pada kandidat yang ingin dimenangkan.
Terpisah, pemerhati politik, Attock Suharto juga menyayangkan ramainya perbincangan hangat masyarakat Pangkep terkait video tersebut.
"Terkait kasus itu, saya sangat menyayangkan jika benar itu dilakukan oleh seorang ketua partai, mestinya ketua partai itu menjadi teladan. Saya berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi para politisi tentang pentingnya menjaga moral," tulis Attock via WhatsApp, Jumat (13/11/2020).
Baca juga: Sandiaga Uno Ungkap Alasannya Mendukung Anir-Lutfi
Lihat Juga :