Tak Ingin Mati Akibat Pandemi, Pemandu Wisata Ini Racik Wedang Uwuh

Jum'at, 13 November 2020 - 14:44 WIB
loading...
A A A
Budi mengakui, membangun Usaha Wedang Uwuh keuntungannya memang tidak seberapa. Tapi ada sisi-sisi lain yang membuat dia bergairah, yakni testimoni dari pelanggan setelah merasakan manfaat minum Wedang Uwuh. Kebanyakan pelanggan mengaku kondisi fisiknya segar dan kesehatan terjaga ditengah pandemi COVID-19.

"Jadi usaha ini bukan semata-mata mencari untung. Tapi bagaimana kita bisa berbagi ditengah pandemi ini. Tapi Alhamdulillah saat ini keuntungan bisa menutupi kebutuhan bayar listrik, PDAM dan kebutuhan internet untuk anak sekolah," tuturnya.

Tak Ingin Mati Akibat Pandemi, Pemandu Wisata Ini Racik Wedang Uwuh


Supaya produk Wedang Uwuh lebih dikenal oleh konsumen, Budi memberikan merek sekaligus petunjuk cara menyeduh yang ditempel disetiap kemasan. Satu bungkus berukuran kecil dijual dengan harga Rp4.000, dan yang berukuran agak besar dijual dengan harga Rp7.000.

Dimasa pandemi ini, Budi mengaku lebih banyak melayani penjualan secara online. Ia mendaftarkan produknya pada aplikasi jualan online, salah satunya Yesjek. Wedang Uwuh Ma Rem (Mahkota Rempah) ini juga ditawarkan melalui jejaring sosial media dan grup-grup pertemanan di aplikasi whatsapp. (Baca juga: Diduga Menipu Rp250 Juta, Cabup Labura Dilaporkan Emak-emak Cantik ke Polisi )

Ke depan, jika industri pariwisata mulai bergeliat di era new normal, Budi mengaku bakal tetap melanjutkan usaha Wedang Uwuh yang sudah dirintisnya. "Saya akan tetap jalankan usaha ini. Para tetangga, terutama yang tidak punya pekerjaan akan saya beradayakan," tandasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Usaha di Sultra,...
Bangun Usaha di Sultra, Addin: Ansor Harus Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Pengembangan Pendidikan...
Pengembangan Pendidikan dan Usaha Gula Semut di Kampung Berseri Tabek Talang Babungo
Tingkatkan Kualitas,...
Tingkatkan Kualitas, Pemandu Wisata Labuan Bajo Dilatih Geowisata
Pandu Wisatawan Asing...
Pandu Wisatawan Asing Snorkeling, Pria di Bali Tewas Mengambang di Tengah Laut
Ilegal, 2 Gerai Rapid...
Ilegal, 2 Gerai Rapid Tes di Pelabuhan Padangbai Bali Ditutup
Denpasar Geger! Kakek...
Denpasar Geger! Kakek 73 Tahun Baru Sembuh dari COVID 19 Ditemukan Meninggal Tersungkur di Kamar Kos
Listrik Tempat Usaha...
Listrik Tempat Usaha Tak Lagi Cukup? Cek Cara Mudah dan Cepat Tambah Daya
Survei BI Ungkap Kegiatan...
Survei BI Ungkap Kegiatan Dunia Usaha di Kuartal IV 2025, Begini Kondisinya
Timah Komitmen Tingkatkan...
Timah Komitmen Tingkatkan Kualitas Produksi dan Perkuat Prinsip Keberlanjutan
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved