Residivis Predator Anak Dibawah Umur Dibekuk Polresta Barelang

loading...
Residivis Predator Anak Dibawah Umur Dibekuk Polresta Barelang
Tersangka AS (35) residivis kasus pencabulan kembali dibekuk Reskrim Polresta Barelang. (Foto: SINDONews/Dicky)
BATAM - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Barelang, membekuk residivis predator anak di bawah umur berinsial AS (35). Tersangka AS ditahan atas dua laporan tindak pidana pencabulan, Sabtu (7/11/2020). BACA JUGA : Mesum Dalam Mobil, Sepasang Honorer Bintan Kena Pecat

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan mengatakan, sebelumnya Kamis (8/10/20) pukul 19.00 WIB, pelapor pulang ke rumah dan tidak melihat anaknya KA di rumah. Karena tidak juga pulang, Selasa 13 Oktober 2020 pelapor membuat lapora anak hilang ke Kepolisian Sektor Batam Kota dengan nomor LP-B/153/X/2020/Kepri/Res/SPK-Polsek Batam Kota.

Selasa (20/10/2020) sore, pelapor mendapat informasi dari orang tua teman korban berinsial BS, jika KA berada di rumahnya.

Setelah dijemput dan dibawak pulang, korban KA menceritakan jika dirinya sudah dipaksa tersangka AS untuk melakukan hubungan suami istri di bawah ancaman. Atas perbuatan ini, orang tua korban melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. BACA JUGA : Jelang Pilkada, Polresta Barelang Tingkatkan Pengamanan



Atas laporan orang tua korban, Unit Opsnal dan Unit PPA Sat Reskrim Polresta Barelang menangkap pelaku tanpa adanya perlawanan.

Seiring penanganan kasus ini, korban lainnya berinsial TA didampingi orang tua korban membuat laporan yang sama dengan tersangka AS. Korban TA mengaku dicabuli, namun berdasarkan hasil pemeriksaan medis korban TA hanya mengalami luka lecet pada kemaluan dan selaput darah masih utuh. BACA JUGA : Desainer Merdi Sihombing Bangkitkan UMKM di Tengah COVID-19

Atas kejadian ini, pelaku AS dijerat Pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No. 01 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman Penjara paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp. 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah).



Kapolresta Barelang Polda Kepri AKBP Yos Guntur membenarkan telah terjadi Tindak Pidana Perbuatan Cabul Terhadap Anak di bawah Umur yang mana pelakunya adalah residivis yang sudah pernah melakukan Tindak Pidana Persetubuhan dan atau Perbuatan Cabul thd Anak dibawah Umur pada tahun 2013 dengan vonis 9 tahun penjara. BACA JUGA : Debat Terbuka, Akhyar Kenakan Tengkuluk, Bobby Bergaya Kasual

"Saat ini pelaku sudah diamankan oleh Unit Opsnal dan Unit PPA Satreskrim Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut," tegas Kasubbag Humas AKP Betty Novia.
(zai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top