Hapus Israel dari Peta Dunia, Jerman Minta Maaf

Jum'at, 08 Mei 2020 - 22:19 WIB
loading...
Hapus Israel dari Peta...
Israel hilang dari peta kawasan Timur Tengah. Foto/Twitter @WarumDresden
A A A
BERLIN - Jerman terpaksa meminta maaf setelah menghapus Israel dari peta yang diterbitkan sebagai bagian dari laporan militernya.

Layanan Kontra-Intelijen Militer (MAD) Jerman dalam laporan tahunan 2019 menampilkan wilayah Israel dan Palestina—yang diduduki Zionis Israel—dengan warna yang sama dengan negara tetangga; Yordania.

"Dalam versi pertama dari 'Laporan MAD', kesalahan dibuat pada peta 'wilayah operasional Bundeswehr dengan partisipasi MAD'. Ketika secara grafik mengedit area operasi Yordania, Israel juga secara tidak sengaja diwarnai dan kemudian berwarna tertutupi," kata juru bicara MAD Peter Weier.

Penghilangan Israel dari peta Timur Tengah awalnya diulas pengguna Twitter bernama Klemens Köhler. "Dalam laporan publik pertama MAD, Israel tidak ada di peta," katanya.

Kementerian Pertahanan Jerman menanggapi klaim bahwa kesalahan itu adalah produk dari masalah "perangkat lunak". "Halo Köhler, itu memang sebuah kesalahan. Kami akan menyelidiki dan berterima kasih," kata kementerian tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Stop Genocide Menggema...
Stop Genocide Menggema di Patung Kuda, Massa Aksi Bela Palestina Injak Bendera Israel
Tegas! Gubernur Pramono...
Tegas! Gubernur Pramono Tolak Atlet Israel Datang ke Jakarta
Massa Gelar Aksi Demo...
Massa Gelar Aksi Demo di Depan Kedubes AS Buntut Kapal GSF Dicegat Israel
Pengasuh Pesantren Sarang...
Pengasuh Pesantren Sarang Rembang Sesalkan Kehadiran Akademisi Pro Israel di UI dan AKN NU
Ribuan Masyarakat Jabodetabek...
Ribuan Masyarakat Jabodetabek Kecam Genosida di Gaza Palestina
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Rekomendasi
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Stolen Fairytale di V+Short, Dibintangi Dinda Mahira hingga Venly Arauna
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved