Terdampak Pandemi, Pemkot Bandung Revisi Target Kunjungan Wisata

Selasa, 03 November 2020 - 16:57 WIB
loading...
Terdampak Pandemi, Pemkot Bandung Revisi Target Kunjungan Wisata
Pemerintah Kota Bandung merevisi target kunjungan wisatawan pada tahun 2020 menjadi 2,5 juta orang.
A A A
BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung merevisi target kunjungan wisatawan pada tahun 2020 menjadi 2,5 juta orang. Jumlah ini turun tiga kali lipat dari target awal sekitar 8,6 juta kunjungan wisatawan.

Kabid Pembinaan Jasa Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Edward Edo Perlindungan mengakui, setelah pandemi masuk ke Indonesia, pihaknya melakukan revisi kunjungan wisatawan ke Bandung. Revisi kunjungan wisatawan domestik ini melihat terdampaknya sektor pariwisata di Bandung.

"Target awal di akhir tahun 2019 sebanyak 8,6 juta. Tapi setelah adanya pandemi, kami perbaiki menjadi 2,5 juta. Karena tidak mungkin melihat kondisi saat ini," jelas Edwadr pada acara Bandung Menjawab, Selasa (3/11/2020).(Baca juga: Upaya Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata di Lombok Tengah )

Dengan target itu, pihaknya optimistis akan tercapai. Apalagi, saat ini telah dilakukan relaksasi sejumlah tempat wisata. Kalender nasional juga terdapat libur panjang, seperti pekan kemarin. Kalender libur, kata dia, cukup mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bandung.

"Sebelum libur panjang pekan kemarin, kunjungan wisatawan sudah mencapai 1,5 juta. Ditambah liburan kemarin dan mudah mudahan ada kalender libur lainnya hingga akhir tahun. Saya yakin bisa tercapai," jelas dia.

Diakuinya, saat ini pihaknya baru merealisasi beberapa tempat wisata. Seperti Kebun Binatang Bandung, Trans Studio Bandung, Kolam Renang Karang Setra, dan Taman Lalu Lintas. Sementara tempat lainnya masih ditutup. (Baca juga: Sukses Tangani Pandemi Corona Pariwisata China Mulai Bangkit )

Seiring turunnya kasus COVID-19, pihaknya berkomitmen menambah tempat wisata yang mendapatkan relaksasi. Karena, hampir 32% pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung berasal dari sektor pariwisata.

"Sekarang ini kami fokus mengembalikan kepercayaan wisatawan. Bahwa Bandung menerapkan protokol kesehatan ketat untuk tempat tempat wisata. Tapi memang butuh waktu, kemungkinan tahun 2021 kepercayaan itu akan kembali seperti sedia kala," ujarnya.

Keberadaan vaksin COVID-19 yang bakal dirilis awal tahun 2021, diprediksi bakal meningkatkan minat mayarakat berwisata.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1195 seconds (10.177#12.26)