Pjs Bupati Kritisi Penyelenggaraan Uji Publik Penyusunan KLHS Tana Toraja
Selasa, 03 November 2020 - 16:40 WIB
loading...
Pjs Bupati Tana Toraja memberikan sambutan di kegiatan Uji Publik Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis. Foto: Sindonews/Joni Lembang
A
A
A
TANA TORAJA - Penyelenggaraanuji publik penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tana Toraja terkesan tidak serius dilakukan.
Hal ini disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Tana Toraja , Asri Sahrun Said saat menghadiri acarayang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa, (3/11/2020).Menurutnya peserta rapat terkesan tidak serius mengikuti acara tersebut.
Baca Juga: Dugaan Penyalahgunaan Dana COVID-19 Tana Toraja Dilapor ke KPK
"Saya perhatikan, ruang kegiatan uji publik tidak tertata dengan baik. Kursi-kursi berhamburan. Kegiatan ini terkesan tidak serius," ujar Pjs Bupati Tana Toraja , Asri Sahrun Said saat memberikan sambutannya.
Dia mengatakan, kondisi tersebut tidak hanya terjadi saja saat kegiatan uji publik yang diselenggarakan Bappeda, tetapi juga terjadi di beberapa kegiatan pemerintahan lainnya yang berlangsung di ruang pola kantor bupati.
Bahkan, saat rapat berlangsung di depan, ada peserta rapat yang buat forum rapat sendiri di belakang.
"Satu bulan menjabat Pjs Bupati di Tana Toraja , saya lihat kondisi seperti itu saat rapat-rapat pemerintahan tidak ada perubahan," jelasnya.
Hal ini disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Tana Toraja , Asri Sahrun Said saat menghadiri acarayang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa, (3/11/2020).Menurutnya peserta rapat terkesan tidak serius mengikuti acara tersebut.
Baca Juga: Dugaan Penyalahgunaan Dana COVID-19 Tana Toraja Dilapor ke KPK
"Saya perhatikan, ruang kegiatan uji publik tidak tertata dengan baik. Kursi-kursi berhamburan. Kegiatan ini terkesan tidak serius," ujar Pjs Bupati Tana Toraja , Asri Sahrun Said saat memberikan sambutannya.
Dia mengatakan, kondisi tersebut tidak hanya terjadi saja saat kegiatan uji publik yang diselenggarakan Bappeda, tetapi juga terjadi di beberapa kegiatan pemerintahan lainnya yang berlangsung di ruang pola kantor bupati.
Bahkan, saat rapat berlangsung di depan, ada peserta rapat yang buat forum rapat sendiri di belakang.
"Satu bulan menjabat Pjs Bupati di Tana Toraja , saya lihat kondisi seperti itu saat rapat-rapat pemerintahan tidak ada perubahan," jelasnya.
Lihat Juga :