Polisi Kirim SPDP Kasus Pengeroyokan Intel Kodim oleh Geng Moge

Selasa, 03 November 2020 - 01:15 WIB
loading...
Polisi Kirim SPDP Kasus...
Polres Bukittinggi, menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejari Bukittinggi, disaksikan Dandim 0304/Agam. Foto/iNews TV/Wahyu Sikumbang
A A A
BUKITTINGGI - Polres Bukittinggi, bergerak cepat menangani kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap dua prajurit TNI AD yang bertugas sebagai intelejen Kodim 0304 /Agam, oleh para pengendara motor gede ( Moge ). (Baca juga: Kecam Pernyataan Djamari Chaniago, IPW: Seharusnya Malu Sebagai Mantan Petinggi Militer, Minta Maaf Bukan Arogan )

Usai menetapkan lima tersangka kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang merupakan anggota Harley Owners Group Siliwangi Bandung Chapter ( HOG SBC ), Polres Bukittinggi, langsung mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejari Bukittinggi.

Proses pengiriman SPDP tersebut, juga dihadiri Komandan Kodim 0304 /Agam, sebagai perwakilan dari pihak korban. "Penyerahan SPDP ini sebagai bentuk keseriusan polisi dalam menegakkan proses hukum," tegas Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara.

Dia menyebutkan, sementara ini penyidik Polres Bukittinggi, telah menetapkan lima tersangka. "Setelah itu kami dengan Pak Dandim, datang ke Kajari Bukittinggi, untuk menyerahkan SPDP sebagai tanda bukti keseriusan kami dalam menangani kasus ini," tegasnya. (Baca juga: Pengiriman 101 Kg Narkoba Dibongkar Polda Aceh, 1 Pengedar Tewas Ditembak )

Hingga saat ini penyidik Polres Bukittinggi, telah menetapkan lima orang anggota HOG SBC sebagai tersangka penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Serda Mistari, dan Serda Muhammad Yusuf.

Kelima pelaku masing-masing empat berstatus tersangka, yaitu MS (49); RH (48); HD (26); AN (33); dan satu berstatus anak yang berurusan dengan hukum, berinisial BSA yang masih berstatus sebagai pelajar berusia 16 tahun, dan akan didampingi oleh Bapas Kelas II A Bukittinggi.



Sementara, menurut Kajari Bukittingi, Sukardi, penyerahan SPDP ini sebagai bentuk keseriusan pihak penyidik dalam menangani kasus ini, dan tidak ingin ada intervensi dari pihak lain terhadap kasus tersebut. (Baca juga: Hanya Ingin Dapat Perhatian, Pemuda Ini Sebar Video Porno Wanita Cantik )

"Kapolres Bukittinggi, yang membawa langsung SPDP ke sini, dan menyerahkan ke kejaksaan. Jadi tidak ada intervensi dari pihak manapun juga. Kebetulan Pak Dandim yang mewakili korban, dan Pak Kapolres selaku penyidik," tegasnya.

Kasus penganiayaan terhadap intel Kodim 0304 /Agam, oleh anggota moge tersebut, terjadi pada Jumat (30/10/2020), sekitar pukul 16.53 WIB. Saat kejadian, dua prajurit TNI AD yang bertugas sebagai anggota intelejen Kodim 0304 /Agam, menggunakan sepeda motor berboncengan sedang dalam dinas melintas di Jalan Hamka, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, menuju Markas Kodim 0304/Agam.

Dari arah belakang, rombongan pengendara Harley Davidson yang tertinggal dari rombongan inti menggeber-geber gas motornya untuk meminta jalan kepada pengguna jalan lain yang ada di depannya. Saat itu pengguna jalan lain, termasuk korban telah meminggirkan kendaraannya. Namun, pengendara Harley Davidson itu terus menggeber gas hingga kendaraan korban turun dari bahu jalan. (Baca juga: Astaga, 64 Dump Truk Angkat Endapan Lumpur dari Sungai Kalibokor )

Sesampai di Simpang Tarok, rombongan moge terjebak macet karena jalan dipadati kendaraan bermotor yang bertepatan dengan libur panjang akhir pekan. Saat itu korban kembali bertemu dengan rombongan moge , dan mencoba mengingatkan mengingatkan rombongan agar saling menghargai pengguna jalan.

Diduga tidak terima diingatkan, pengendara moge turun dari motornya dan langsung menarik korban ke halaman toko hingga terjadi pengeroyokan terhadap kedua korban. Video aksi pengeroyokan dan penganiayaan ini viral di media sosial.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nekat Terobos Jalur...
Nekat Terobos Jalur Busway di Jakbar, 14 Moge Ditilang
Polda Metro Jaya Tindak...
Polda Metro Jaya Tindak 30 Moge Tak Gunakan Pelat Nomor Asli
Kronologi Vokalis Band...
Kronologi Vokalis Band Repvblik Ruri Luka Parah Akibat Kecelakaan Naik Moge di Ciamis
Polda Sumut dan Kodam...
Polda Sumut dan Kodam I/BB Gagalkan Penyelundupan Moge hingga Ayam Senilai Rp20 Miliar
KPK Sita Aset SYL, 3...
KPK Sita Aset SYL, 3 Mobil Mewah dan Moge Diamankan di Polrestabes Makassar
Rombongan Moge Harley...
Rombongan Moge Harley Davidson Kecelakaan di Jalur Pantura Probolinggo, 2 Pengendara Tewas
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Royal Enfield Guerrilla...
Royal Enfield Guerrilla 450 Model 2026 Resmi Diluncurkan
Ducati Monster Tampil...
Ducati Monster Tampil Semakin Garang dengan Goresan Corak Baru
Rekomendasi
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved