Puluhan Pengunjung Tebing Breksi Dirapid Tes, Tiga Orang Reaktif
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 02:56 WIB
loading...
A
A
A
Joko menjelaskan dari 101 orang yang dirapid tes, terdiri dari 86 pengunjung serta 15 karyawan dan pelaku wisata Tebung Beksi, hasilnya 3 orang yang semuanya pengunjung dari luar Sleman reaktif. Mereka yang reaktif identitasnya dicatat dan sebagai tindaklanjutnya mereka harus swab di tempat meeka tinggal.
(Baca juga: Lagi, Satu Warga Salatiga Meninggal karena COVID-19 )
“Dari tiga orang itu, dua orag masih tinggal di Yogya satu lagi luar DIY. Untuk yang tinggal di Yogya disarankan swab di Puskesmas terdekat, termasuk yang dari luar DIY,” paparnya.
Selain pengambilan sampling juga dilakukan edukasi pencegahan COVID-19 kepada pengunjung. Secara umum penerapan protokol kesehatan di Tebing Breksi sudah tertib, yaitu pengunjung memakai masker, cuci tangan di air mengalir dengan sabun dan jaga jarak. Serta dicek suhu tubuhnya oleh petugas.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih menambahkan kegiatan ni penting, terutama untuk memberi kepastian keamanan baik bagi pengunjung, pengelola, dan lingkungan destinasi pariwisata, serta memastikan destinasi Sleman aman untuk dikunjungi.
(Baca juga: Lagi, Satu Warga Salatiga Meninggal karena COVID-19 )
“Dari tiga orang itu, dua orag masih tinggal di Yogya satu lagi luar DIY. Untuk yang tinggal di Yogya disarankan swab di Puskesmas terdekat, termasuk yang dari luar DIY,” paparnya.
Selain pengambilan sampling juga dilakukan edukasi pencegahan COVID-19 kepada pengunjung. Secara umum penerapan protokol kesehatan di Tebing Breksi sudah tertib, yaitu pengunjung memakai masker, cuci tangan di air mengalir dengan sabun dan jaga jarak. Serta dicek suhu tubuhnya oleh petugas.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih menambahkan kegiatan ni penting, terutama untuk memberi kepastian keamanan baik bagi pengunjung, pengelola, dan lingkungan destinasi pariwisata, serta memastikan destinasi Sleman aman untuk dikunjungi.
(msd)
Lihat Juga :