Situs Gedog Blitar Pernah Dirusak, Ini Ceritanya

Selasa, 27 Oktober 2020 - 06:58 WIB
loading...
A A A
Arkeolog BPCB Trowulan Mojokerto, Nugroho Harjo Lukito mengatakan, pada salah satu sudut struktur bangunan yang ditemukan dalam ekskavasi situs Gedog memperlihatkan jejak pengerusakan bukan karena alam.

"Pada dinding. Sudut sebelah tenggara. Ada upaya pengerusakan entah untuk keperluan apa," kata Nugroho yang memimpin ekskavasi situs Gedog . Terlihat dengan jelas jejak pengerusakan dari arah atas. Hal itu yang membuat adanya lengkungan seperti terowongan.

"Makanya ketika kita melakukan penggalian kok ada sebuah rongga," tambah Nugroho. Terkait kapan pengerusakan terjadi, Nugroho mengatakan tidak tahu pasti. Namun menurutnya pengerusakan penjarahan sudah terjadi sejak awal abad 20.

(Baca juga: Di Patirtan Ini, Cinta Pandangan Pertama Arok-Dedes Bersemi )

Pengerusakan terjadi saat orang orang terlibat kerjasama dengan Belanda untuk melakukan pemugaran. Mereka mulai tahu jika pada sebuah candi ada bekal yang diistilahkan pendeman atau cok bakal yang salah satu isinya emas atau batu mulia.

Tempatnya, kata Nugroho biasanya di sudut tertentu. Yakni pojok luar atau bagian tengah. Pengerusakan yang dilakukan dimungkinkan bertujuan memburu benda berharga tersebut. "Tapi emasnya juga kecil. Lembaran kecil. Tipis sekali. Bentuknya biasanya binatang penyu lambang kosmos," papar Nugroho.

Seperti diketahui, ekskavasi situs Gedog oleh BPCB Trowulan Mojokerto direncanakan akan berlanjut pada tahun 2021. Dalam proyek sejarah itu BPCB akan melakukan sharing anggaran dengan Pemkot Blitar. Meski History of Java menyebut candi, Tim BPCB Trowulan Mojokerto belum bisa memastikan apakah situs Gedog tersebut candi atau petirtaan (Pemandian kuno).

(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Unitomo Pemberdayaan...
Unitomo Pemberdayaan Kewirausahaan dan Manajemen Koperasi Ponpes Ibnu Mas’ud Blitar
Lahir dari Kas Masjid,...
Lahir dari Kas Masjid, Begini Cikal Bakal BRI yang Berusia 130 Tahun
Kunjungi Banda Neira,...
Kunjungi Banda Neira, Mendagri Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Sejarah
Hotel Legendaris Ini...
Hotel Legendaris Ini Hidupkan Kembali Identitas Historis dan Nilai Budaya Yogyakarta
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, Soeharto Berhenti dari Jabatan Presiden
Rekomendasi
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved