Senin 26 Oktober, Polrestabes Bandung Gelar Operasi Zebra Lodaya

loading...
Senin 26 Oktober, Polrestabes Bandung Gelar Operasi Zebra Lodaya
Polisi saat menggelar Operasi Patuh Lodaya 2020 di Bandung beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews/Dok
BANDUNG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung akan menggelar operasi Zebra Lodaya 2020 pekan depan, mulai Senin 26 Oktober hingga 8 November 2020.

Selama operasi, polisi tak akan melakukan razia di titik-titik tertentu yang rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. (BACA JUGA:Polisi Tangkap Pembunuh Perempuan Hamil 7 Bulan di Bandung)

"Cara bertindak kami di lapangan tidak secara stationer atau berkelompok di satu titik sesuai arahan Kakorlantas. Razia satu titik ini untuk menghindari kerumunan massa di tengah pandemi COVID-19," tutur Kasat Lantas Polrestabes Bandung Kompol M Rano Hadiyanto di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2020). (BACA JUGA:Polisi Rekayasa Lalin saat Long Weekend, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan)

Kompol Rano mengungkapkan, penindakan hukum dilakukan dengan cara hunting sistem. Polisi yang tengah berjaga di jalan atau melakukan pengaturan, akan menindak langsung pelanggar yang kedapatan melanggar lalu lintas. (BACA JUGA:Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Kontrakan, Polisi Buru Pelaku ke Jateng)



"Dalam operasi zebra ini, polisi lebih menekankan kepada tindakan preventif dan preemtif. Di mana preventif dan preemtif memiliki porsi 45 persen, sedangkan penindakan hukum 10 persen," ungkap Kompol Rano.

Kasatlantas Polrestabes Bandung mengatakan, Operasi Zebra Lodaya 2020 bertujuan untuk meningkatkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran (kamtibcar) serta kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

"Tujuh jenis pelanggaran yang bakal ditindak antara lain, kendaraan melawan arus, pengendara tak menggunakan helm, menerobos palang pintu kereta api, berhenti melebihi garis marka, pengemudi di bawah umur, melebihi kecepatan, dan tidak mematuhi rambu lalu lintas," kata Kasatlantas.



5 Ruas Jalan Masih Buka-Tutup
Pemkot dan Polrestabes Bandung masih memberlakukan kebijakan buka tutu sejumlah ruas jalan untuk mengantisipasi kerumunan dan penularan virus Corona penyebab COVID-19.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top