Tahapan Berjalan Lancar, Uji Klinis Vaksin Sinovac Diprediksi Rampung Maret 2021
Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Riska menambahkan, untuk menjaga dan menjamin kualitas vaksin COVID-19, mulai dari bahan baku dan lainnya, pihaknya pun akan terbang ke China untuk visit audit proses pengembangan dan produksi vaksin COVID-19 di fasilitas milik Sinovac, termasuk LP POM MUI melaksanakan audit halal.
"BPOM juga akan memastikan fasilitas dan proses produksi Vaksin COVID-19 di Bio Farma memenuhi standar CPOB," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir menyatakan, sebanyak 671 relawan yang sudah masuk tahap monitoring, 540 di antaranya sudah menjalani tahap pemeriksaan imunogenisitas untuk memastikan apakah mereka memiliki kekebalan setelah diberikan dua kali suntikan vaksin Sinovac.
Menurutnya, pemerintah telah menetapkan pengadaan vaksin COVID-19 untuk 170 juta jiwa atau sekitar 60 persen dari total populasi Indonesia. Dengan kata lain, Indonesia memerlukan 340 juta dosis vaksin COVID-19 dalam kurun waktu setahun.
"Program vaksinasi COVID-19 ini harus dikawal sebaik mungkin dari seluruh stakeholder, sehingga program ini dapat berjalan sesuai prosedur," katanya.
"BPOM juga akan memastikan fasilitas dan proses produksi Vaksin COVID-19 di Bio Farma memenuhi standar CPOB," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir menyatakan, sebanyak 671 relawan yang sudah masuk tahap monitoring, 540 di antaranya sudah menjalani tahap pemeriksaan imunogenisitas untuk memastikan apakah mereka memiliki kekebalan setelah diberikan dua kali suntikan vaksin Sinovac.
Menurutnya, pemerintah telah menetapkan pengadaan vaksin COVID-19 untuk 170 juta jiwa atau sekitar 60 persen dari total populasi Indonesia. Dengan kata lain, Indonesia memerlukan 340 juta dosis vaksin COVID-19 dalam kurun waktu setahun.
"Program vaksinasi COVID-19 ini harus dikawal sebaik mungkin dari seluruh stakeholder, sehingga program ini dapat berjalan sesuai prosedur," katanya.
(shf)
Lihat Juga :