Coba Kabur, Dua Penjahat Rersidivis Dipelor Reskrim Polsek Delitua
Minggu, 18 Oktober 2020 - 21:54 WIB
loading...
A
A
A
Sri dan Mela yang ketakutan kehilangan kendali, sehingga terjatuh. Dengan diancam akan dipukul, kedua korban ketakutan melarikan diri sembari mencabut kunci kendaraan meminta pertolongan warga, namun tak ada yang mendengar.
Petugas Polsek Delitua yang menerima laporan korban langsung turun ke TKP, sekaligus mengambil keterangan korban. “Berdasarkan keterangan saksi, petugas mengidentifikasih ciri-ciri pelaku,” kata IPTU Mertu Manik, Minggu (18/10/2020).
Minggu ini hari, petugas mencokok tersangka Tomi Bastanta Ginting dan Suranta di dua tempat terpisah. Berdasarkan pengakuan pelaku, sepeda motor sudah dijual kepada tersangka Didik Kusworo dengan harga Rp2,550.000,-. Namun saat ditemukan, plat kendaraan sudah lebih dulu dibuang kedua pelaku.
“Ketika kita lakukan pengembangan mencari barang bukti plat kendaraan, pelaku mencoba melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas terkukur,” tegas Manik. BACA JUGA : Dua Kelompok Pemuda Tawuran di Medan
Berdasarkan catatan, tersangka Muhammad Suranta dan Tomi Bastanta merupakan residivis pencurian sepeda motor dan penganiayaan.
Petugas Polsek Delitua yang menerima laporan korban langsung turun ke TKP, sekaligus mengambil keterangan korban. “Berdasarkan keterangan saksi, petugas mengidentifikasih ciri-ciri pelaku,” kata IPTU Mertu Manik, Minggu (18/10/2020).
Minggu ini hari, petugas mencokok tersangka Tomi Bastanta Ginting dan Suranta di dua tempat terpisah. Berdasarkan pengakuan pelaku, sepeda motor sudah dijual kepada tersangka Didik Kusworo dengan harga Rp2,550.000,-. Namun saat ditemukan, plat kendaraan sudah lebih dulu dibuang kedua pelaku.
“Ketika kita lakukan pengembangan mencari barang bukti plat kendaraan, pelaku mencoba melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas terkukur,” tegas Manik. BACA JUGA : Dua Kelompok Pemuda Tawuran di Medan
Berdasarkan catatan, tersangka Muhammad Suranta dan Tomi Bastanta merupakan residivis pencurian sepeda motor dan penganiayaan.
(zai)
Lihat Juga :