Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!
Senin, 11 Mei 2026 - 22:25 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto/Dok SindoNews/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Anggota Polda Lampung Brigadir Arya Supena (34) gugur saat berusaha menggagalkan pencurian sepeda motor (curanmor) di Bandar Lampung pada Sabtu (9/5/2026). Arya ditembak di bagian kepala sampai nyawanya tak terselamatkan.
Saat ini, Kabid Humas Polda Lampung Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan aparat kepolisian tengah mendalami kasus tersebut sekaligus memburu pelaku penembakan. Kasus ini pun lantas turut mengundang perhatian Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni.
Politikus NasDem itu meminta penegak hukum menjatuhkan hukuman untuk pelaku. “Fenomena kriminal melawan aparat ini sangat berbahaya. Pelaku kejahatan sudah makin nekat, bukan lagi takut kepada aparat, tapi justru berani sampai membunuh polisi,” tegas Sahroni dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Baca juga: Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
“Kalau kepada aparat saja mereka berani, apalagi terhadap masyarakat biasa yang tidak punya kewenangan dan perlindungan senjata. Ini tidak boleh dibiarkan. Polda Lampung harus bertindak tegas, tangkap pelaku dan jerat dengan hukuman pidana maksimal,” sambungnya.
Sahroni juga menilai ketegasan aparat dalam menangangani kasus ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa negara tidak boleh kalah oleh pelaku kejahatan yang semakin nekat dan brutal.
“Untuk kasus kriminal seperti ini, negara harus menunjukkan wibawa hukumnya dalam menjaga kamtibmas. Jangan sampai ada kesan bahwa pelaku kriminal bisa dengan mudah melawan aparat. Semua yang terlibat dalam komplotan ini harus diburu dan diproses hukum tanpa kompromi,” pungkas Sahroni.
Saat ini, Kabid Humas Polda Lampung Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan aparat kepolisian tengah mendalami kasus tersebut sekaligus memburu pelaku penembakan. Kasus ini pun lantas turut mengundang perhatian Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni.
Politikus NasDem itu meminta penegak hukum menjatuhkan hukuman untuk pelaku. “Fenomena kriminal melawan aparat ini sangat berbahaya. Pelaku kejahatan sudah makin nekat, bukan lagi takut kepada aparat, tapi justru berani sampai membunuh polisi,” tegas Sahroni dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Baca juga: Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
“Kalau kepada aparat saja mereka berani, apalagi terhadap masyarakat biasa yang tidak punya kewenangan dan perlindungan senjata. Ini tidak boleh dibiarkan. Polda Lampung harus bertindak tegas, tangkap pelaku dan jerat dengan hukuman pidana maksimal,” sambungnya.
Sahroni juga menilai ketegasan aparat dalam menangangani kasus ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa negara tidak boleh kalah oleh pelaku kejahatan yang semakin nekat dan brutal.
“Untuk kasus kriminal seperti ini, negara harus menunjukkan wibawa hukumnya dalam menjaga kamtibmas. Jangan sampai ada kesan bahwa pelaku kriminal bisa dengan mudah melawan aparat. Semua yang terlibat dalam komplotan ini harus diburu dan diproses hukum tanpa kompromi,” pungkas Sahroni.
(rca)
Lihat Juga :