Libatkan Alumni di Tiga Benua, Kauje Berkontribusi Tanggulangi Pandemi Covid-19

Rabu, 06 Mei 2020 - 14:30 WIB
loading...
A A A
"Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kita, bagaimana Indonesia harus mempersiapkan modal sosial dalam menghadapi bencana seperti Covid-19. Misalnya sosialisasi pencegahan Covid-19 yang masif agar warga tahu bagaimana menjaga diri, ketegasan pemerintah melakukan lockdown atau PSBB, termasuk diversifikasi pangan dimana kita tidak boleh bergantung pada satu jenis bahan pangan saja, misalnya beras. Jika daerah penghasil beras berhenti beroperasi, maka krisis pangan bisa terjadi,” ujar pakar tepung Mocaf ini.

Pemateri kedua Arifi Saiman, alumnus kampus Tegalboto yang kini menjadi Konsul Jenderal RI di New York. “Negara bagian New York menjadi episentrum pandemi Covid-19 di Amerika Serikat, ada 683 ribu penderita dengan 45 ribu yang meninggal. Hal ini karena New York sendiri adalah kota yang padat penduduknya, pusat bisnis dunia, dan tujuan wisata. Jadi mobilitas manusia di New York sangat dinamis. Sebagai pencegahan, pemerintah New York menggalakkan tes massal,” tutur Arifi Saiman.

Langkah selanjutnya adalah pemberlakukan New York on Pause hingga bulan September nanti. “Tidak ada lockdown total, tapi mobilitas warga dibatasi dengan penerapan social dan physical distancing dengan New York on Pause. Langkah ini didukung penyediaan 3,5 juta masker gratis dan warga yang berdisiplin sehingga berhasil menekan laju korban Covid-19,” katanya lagi.

Arifi Saiman lantas menambahkan, di area kerja Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York yang dipimpinnya, yang meliputi 15 negara bagian di wilayah pantai timur Amerika Serikat, terdapat 31.948 Warga Negara Indonesia (WNI). Dari jumlah tersebut ada 41 orang yang positif Covid-19 dan 11 orang telah meninggal dunia.

“Kami terus memonitor kondisi seluruh WNI melalui media sosial yang ada, memantau informasi dari fasilitas kesehatan setempat, berkoordinasi dengan semua negara bagian, termasuk menyediakan fasilitas kesehatan di KJRI, juga menyediakan bantuan masker dan bahan makanan. Khususnya bagi WNI yang di PHK dan mahasiswa kita yang harus keluar asrama kampus karena kampusnya tutup sementara,” imbuh Arifi Saiman.

Kisah sukses penanganan pandemi Covid-19 juga dipaparkan Syahri Sakidin, alumnus Unej yang menjadi Direktur Indonesia Institute di Perth, Australia. Menurutnya, Australia menjadi contoh sukses bagaimana pemerintah bersama warganya berhasil menangani pandemi Covid-19.

“Data per hari ini, penderita Covid-19 di seluruh Australia sudah tidak ada lagi. Dari 6.825 penderita Covid-19, sebanyak 95 orang yang meninggal dan hanya tersisa 70 orang yang masih dirawat di rumah sakit. Bukan itu saja, pemerintah mengeluarkan stimulus ekonomi senilai 320 milyar dollar Australia untuk mendorong sektor ekonomi agar terus berdenyut,” jelas Syahri Sakidin.

Keberhasilan ini, menurutnya tak lepas dari keberhasilan pemerintah Australia di bawah Perdana Menteri Scott Morrison yang mampu menyatukan semua kekuatan politik untuk bersatu padu melawan Covid-19 sehingga semua program yang dirancang berjalan dengan baik.

Tidak ada perdebatan yang urgen di parlemen terkait rencana dan program penanganan Covid-19. Kedua, warga Australia memiliki kesadaran akan kesehatan dan disiplin yang tinggi sehingga bersedia menjalankan anjuran pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAUJE dan CEC Dorong...
KAUJE dan CEC Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif di Bojonegoro Naik Kelas
Alumni UNEJ Distribusikan...
Alumni UNEJ Distribusikan Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Trenggalek.
Alumni UNEJ Siap Bantu...
Alumni UNEJ Siap Bantu Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Trenggalek
KAUJE Gandeng BAPANAS...
KAUJE Gandeng BAPANAS Gelar Sarapan Pagi Bergizi bagi 1.000 Siswa SD di Jember
Tegalboto Memanggil...
Tegalboto Memanggil 3, UNEJ Dukung Fortifikasi Pangan untuk Tingkatkan Gizi Masyarakat
Gelar Pelatihan Jurnalistik...
Gelar Pelatihan Jurnalistik di Tegalboto Memanggil 3, Alumni Gaungkan Pembukaan Prodi Komunikasi di Unej
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
UNEJ Buka Prodi Baru...
UNEJ Buka Prodi Baru S1 Sains Data, Siap Cetak Ahli Big Data dan AI
43 Dokter Baru Dilantik...
43 Dokter Baru Dilantik di UNEJ, Siap Mengabdi untuk Daerah Pedesaan dan Terpencil
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved