DPRD Kobar Sarankan Pemkab Lakukan Rapid Tes terhadap Pejabat

Rabu, 06 Mei 2020 - 13:52 WIB
loading...
DPRD Kobar Sarankan...
Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Mulyadin (dua dari kiri).Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Mulyadin menyarankan, Pemkab Kobar melakukan rapid test terhadap sejumlah pejabat yang berkaitan langsung dengan pasien Corona (COVID-19). Namun, dia mengharapkan rapid test tidak hanya pejabat setingkat kepala SOPD saja.

"Diharapkan rapid test bisa dikakukan bertahap, para personel yang bekerja di lapangan juga harus di lakukan rapid test," katanya, Rabu (6/5/2020).

Mulyadin menyebut masih banyak petugas dalam Gugus Tugas COVID-19 Kobar mulai dari petugas medis di dinas kesehatan dan di rumah sakit, personel BPBD, dan Dinas Perhubungan yang menjaga posko di wilayah perbatasan.

Mengingat anggaran yang disiapkan Pemkab Kobar untuk penanganan Corona juga tidak sedikit, sehingga untuk pelaksanaan rapid test juga bisa dilakukan untuk seluruh petugas.

"Kita tahu jumlah petugas di lapangan memang banyak dan harus diprioritaskan, mengingat mereka ini rentan terpapar COVID-19, meski mereka saat bekerja menerapkan standar protokol kesehatan,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik TNI, Polri, Pemkab dan seluruh petugas, relawan yang membantu penanganan Corona karena semua bekerja untuk kepentingan sesama.

"Di saat banyak pihak yang membantu pencegahan dan penularan COVID-19, maka masyarakat juga harus mengikuti anjuran pemerintah supaya kasus baik PDP maupun yang positif tidak bertambah lagi," tutupnya.

KOTAWRAINGIN BARAT: Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Mulyadin menyarankan, Pemkab Kobar melakukan rapid test terhadap sejumlah pejabat yang berkaitan langsung dengan pasien Corona (COVID-19). Namun, dia mengharapkan rapid test tidak hanya pejabat setingkat kepala SOPD saja.

"Diharapkan rapid test bisa dikakukan bertahap, para personel yang bekerja di lapangan juga harus di lakukan rapid test," katanya, Rabu (6/5/2020).

Mulyadin menyebut masih banyak petugas dalam Gugus Tugas COVID-19 Kobar mulai dari petugas medis di dinas kesehatan dan di rumah sakit, personel BPBD, dan Dinas Perhubungan yang menjaga posko di wilayah perbatasan.

Mengingat anggaran yang disiapkan Pemkab Kobar untuk penanganan Corona juga tidak sedikit, sehingga untuk pelaksanaan rapid test juga bisa dilakukan untuk seluruh petugas.

"Kita tahu jumlah petugas di lapangan memang banyak dan harus diprioritaskan, mengingat mereka ini rentan terpapar COVID-19, meski mereka saat bekerja menerapkan standar protokol kesehatan,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik TNI, Polri, Pemkab dan seluruh petugas, relawan yang membantu penanganan Corona karena semua bekerja untuk kepentingan sesama.

"Di saat banyak pihak yang membantu pencegahan dan penularan COVID-19, maka masyarakat juga harus mengikuti anjuran pemerintah supaya kasus baik PDP maupun yang positif tidak bertambah lagi," tutupnya.
(zil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalan Sehat Bersama,...
Jalan Sehat Bersama, Agustiar-Edy Disambut Antusias Ribuan Masyarakat Kobar
Tokoh Kobar Siap Turun...
Tokoh Kobar Siap Turun Gunung Menangkan Agustiar Sabran di Pilgub Kalteng
5 Pekerja Pemasang Kabel...
5 Pekerja Pemasang Kabel Optik Kesetrum, 2 Tewas dan 3 Luka Bakar Ringan
Pendatang Baru Berpotensi...
Pendatang Baru Berpotensi Geser Petahana di Pilkada Kobar 2024
Cabup Pendatang Baru...
Cabup Pendatang Baru Kotawaringin Barat Berpotensi Kalahkan Petahana
Kisah Pilu Marina Gadis...
Kisah Pilu Marina Gadis 14 Tahun yang Terkurung 10 Bulan di Kamar Kos dengan Gizi Kurang
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
BGN: Alat Rapid Test...
BGN: Alat Rapid Test Cegah Keracunan MBG Sudah Diterapkan di SPPG Polri
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
Rekomendasi
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved