Diberi Tenggat Waktu Sebulan, DLH Ancam Tutup RPH Mappaodang

Rabu, 07 Oktober 2020 - 11:10 WIB
loading...
Diberi Tenggat Waktu...
RPH Daeng di Jalan Mappaoddang dianggap mencemari drainase, hingga ditegur oleh DLH. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Surat teguran kedua terhadap Rumah Potong Hewan (RPH) CV Daeng di Jalan Mappaodang tak diindahkan, Dinas Lingkungan Hidup akan memberi sanksi administrasi paksaan pemulihan hingga tenggat waktu sebulan sebelum akhirnya dibekukan.

Hal ini diutarakan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Andi Iskandar. Dia mengatakan, akibat tidak diindahkannya surat tersebut maka sanksi dalam waktu dekat akan dilayangkannya.

Baca Juga: Geram Hadapi RPH di Mappaodang, Dewan : Patotoai, Jangan Sampai Ada Dekkengnya

"Jadi disitu dia harus memulihkan itu lokasi tidak bisa lagi dia melakukan pemotongan ayam, belum ditutup nanti dalam sebulan ini masih tidak diindahkan maka baru dilakukan pembekuan kegiatan," ucapnya.

Sejauh ini DLH telah melayangkan dua surat peringatan kepada RPH Mappaodang , surat pertama dilayangkan pada 28 November 2019, kemudian surat kedua dilayangkan pada 28 September pekan lalu.

"Jadi ini dia sudah masuk tahap ketiga sanksi administrasi, tahap keempat kan pembekuan. Diteguran itu (surat) ada poin-poin yang harus dia penuhi, dia harunya datang untuk diberi pengarahan dan penjelasan, dia datang cari saya tapi tetap begitu sekarang," ujarnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah Perwakilan CV Daeng Fadli membantah adanya aktivitas pencemaran tersebut, menurutnya pihaknya telah melakukan penyaringan limbah dan aktivitas pemotongan sesuai regulasi.

"Nda ada persoalan, darahnya disimpan nda merah-merah amat, sebagian kecil aja pak (yang mengalir ke drainase)," ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya hanya melakukan pemotongan hingga 300 ekor per harinya tidak sesuai dengan tudingan yang hingga 700 ekor pemotongan , Selain itu Fadli mengatakan sumber darah tersebut sepenuhnya tak murni dari RPH CV Daeng melainkan ada juga yang berasal dari pedagang di samping lokasi pemotongan.

Baca Juga: Rampung Tahun Ini, RPH Tamangapa Berkapasitas Ratusan Ekor Tiap Hari

Dia menuding ada pihak yang tidak suka dengan usaha pemotongan tersebut sehingga melaporkannya ke pemerintah kota.

"Di sana itu banyak aktivitas pasar, jadi kalau ada apa-apa kita yang dimintai pertanggungjawabannya, padahal (pedagang) dia di sana liar-liar aja pak," ucapnya.

Lebih jauh dia mengatakan, pemeriksaan yang dilakukakan oleh DLH dianggap tidak menyeluruh dan sama sekali tidak memprtimbangkan hal ini.

"Kemarin itu waktu dia pantau dan datang ke lokasi saya tidak ada, anggota saya yang terima nda secara rinci, dia blak-blakan aja," ucapnya.

Fadli mengatakan akan tetap menindaklanjuti teguran DLH tersebut untuk melakukan pembenahan pada RPH CV Daeng sesuai rekomendasi.

"Jadi sesuai dengan rekomendasi RPH, kita tetap upayakan demi kenyamanan bersama," katanya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Limbah RPH Diduga Mencemari...
Limbah RPH Diduga Mencemari Sungai dan Air Danau Toba
RPH Surabaya Tolak Hewan...
RPH Surabaya Tolak Hewan Ternak dari 4 Daerah Suspect PMK
Ngeri! 1.247 Ternak...
Ngeri! 1.247 Ternak di Jatim Terpapar Wabah PMK, RPH Perketat Dokumen Hewan
Ingin Tingkatkan PAD,...
Ingin Tingkatkan PAD, Legislatif Belajar Metode Pengolahan RPH ke Palangka Raya
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Produk Halal, Pegadaian Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal di Yogyakarta
Rumah Potong Hewan Pemprov...
Rumah Potong Hewan Pemprov DKI Ditutup Paksa Ormas, Yerry Tawalujan: Itu Sabotase Hak Rakyat
Pemprov Jateng Akselerasi...
Pemprov Jateng Akselerasi Sertifikasi RPH Halal
Rekomendasi
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved