Gelombang Dukungan Menangkan Kotak Kosong Menguat di Raja Ampat

Selasa, 06 Oktober 2020 - 07:02 WIB
loading...
Gelombang Dukungan Menangkan...
Gelombang dukungan untuk memenangkan kotak kosong di Pilkada Raja Ampat, terus bergema. Foto/SINDOnews/Chanry Andrew Suripaty
A A A
WAISAI - Perhelatan pesta demokrasi, Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak 2020 akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang. Ada 270 daerah di Indonesia, yang akan melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

(Baca juga: Kades Nita Hamili Stafnya Sendiri, Warga Desa Marah )

Dari 270 daerah di Indonesia, yang menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis ada 25 daerah yang menggelar Pilkada dengan pasangan calon (paslon) tunggal.

Komisioner KPU, Ilham Saputra mengatakan, di 25 daerah itu hingga saat ini masih terdapat hanya satu bakal paslon yang mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada.

Data ini tercatat setelah KPU memperpanjang masa pendaftaran paslon, namun tidak ada tambahan paslon yang mendaftar. "Jumlah daerah yang terdapat calon tunggal sebanyak 25 kabupaten/kota," ujar Ilham lewat rilis resmi KPU, belum lama ini.

Dari 25 daerah tersebut, salah satunya adalah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Ya, Kabupaten Raja Ampat hanya ada satu calon tunggal, yakni calon petahana, Abdul Faris Umlati yang menggandeng Orideko Burdam sebagai wakilnya.

(Baca juga: Ribuan Umat Islam Pematangsiantar Demo Salah Urus Jenazah )

Orideko merupakan birokrat murni dimana jabatan terakhirnya adalah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Pemkab Raja Ampat. Dalam Pilkada kali ini, pasangan Calon Faris Umlati-Orideko Burdam diusung sejumlah partai politik baik yang memiliki kursi di legislatif maupun yang tidak memiliki kursi.

Kepada wartawan, Faris Umlati menyampaikan bahwa mengambil rekomendasi berbagai partai politik tidak mudah. Ada proses yang panjang, berbagai indikator menjadi penilaian parpol dalam mengusung dia dan wakilnya dalam Pilkada Raja Ampat kali ini.

Faris bahkan mengaku walaupun maju sebagai calon tunggal, namun perkara melawan kotak kosong, bukanlah hal yang mudah. Namun keduanya mempunyai tujuan yang jelas dalam Pilkada kali ini.

"Kami pasangan FOR4 mendapat rekomendasi dari Demokrat, Golkar, PAN, PKS, Gerindra, PKB, Nasdem, dan PDIP serta PSI dan juga Garuda. Dan dipastikan kami melawan kotak kosong, tidak mudah memang, namun kami memiliki tujuan yang jelas," ungkap Faris belum lama ini di Waisai, Raja Ampat, Papua Barat.

(Baca juga: Bawa Wanita Seksi, Pengusaha Tersandung Korupsi Alami Kecelakaan )

Menurut Faris merebut partai politik dan melawan kotak kosong dalam Pilkada , hanya memiliki satu tujuan, yaitu menyatukan masyarakat dan menghindari konflik yang berkepanjangan di Kabupaten Raja Ampat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Rekomendasi
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Berita Terkini
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved