Pemkab Luwu Berkomitmen Percepat Penanganan Stunting

Senin, 05 Oktober 2020 - 14:00 WIB
loading...
Pemkab Luwu Berkomitmen Percepat Penanganan Stunting
Bupati Luwu Basmin Mattayang, menyampaikan stunting merupakan salah satu persoalan kesehatan yang patut mendapat perhatian serius pemerintah. Foto: Sindonews/Chaeruddin
A A A
LUWU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu , tengah melakukan aksi percepatan penanganan dan menekan angka stunting dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Bupati Luwu, Basmin Mattayang , menyampaikan stunting merupakan salah satu persoalan kesehatan yang patut mendapat perhatian serius pemerintah.

Baca Juga: Pemkab Luwu Utara Bakal Bedah 207 Unit Rumah Warga Kurang Mampu

"Target nasional angka stunting harus di bawah 14 persen. Luwu harus bisa menekan angka stunting di bawah 14 persen sesuai target nasional bahkan kita upayakan di bawah 10 persen," ujarnya.

Lanjut Basmin Mattayang , menekan angka stunting bukan hanya pada persoalan target pemerintah pusat, namun stunting harus menjadi perhatian serius utamanya OPD yang terkait karena berkaitan dengan kualitas manusia ke depan.

Untuk diketahui, Bappeda dan Dinas Kesehatan telah melakukan pertemuan dengan Bupati Luwu, terkait komitmen pelaksanaan percepatan stunting atau anak kerdil.

Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu, Rosnawary Basir, menyampaikan pernyataan komitmen ini dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

" Pemerintah Kabupaten Luwu , berkomitmen untuk melakukan upaya percepatan pencegahan penghambatan tumbuh kembang anak atau stunting di wilayah kami dengan melakukan aksi konvergensi atau integrasi melalui beberapa kegiatan sebagai berikut," sebutnya.

Lanjut dirincikan Rosnawary Basir, pertama melakukan pemetaan program, kegiatan, dan sumber pembiayaan terkait percepatan pencegahan anak kerdil hingga tingkat desa/kelurahan.

"Melaksanakan pertemuan daerah percepatan pencegahan anak kerdil bersama dengan seluruh organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, dan pihak terkait lainnya," lanjutnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2588 seconds (11.97#12.26)