Penanganan COVID-19 Sulsel Makin Baik, Angka Kesembuhan Meningkat
Minggu, 04 Oktober 2020 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
"Semakin melebarnya jarak antar kesembuhan dengan angka kematian memberikan sinyal yang baik dalam pengendalian pandemi. Begitu juga dengan semakin menurunnya angka positif aktif menggambarkan program mitigasi trisula terus memberikan tekanan positif terhadap pengendalian COVID-19 di Sulsel," tutur Ridwan kepada SINDOnews, Minggu (4/9/2020).
Sedangkan, lanjut dia, angka pertumbuhan kasus COVID-19 selama satu minggu terakhir menunjukkan pergerakan yang semakin membaik dengan angka reproduksi efektif COVID-19 (Rt) per tanggal 3 Oktober 0,89, cenderung semakin menurun dan terkendali.
Hal itu diperkuat dengan semakin menurunnya kasus terkonfirmasi positif. Dari aspek testing PCR semakin menunjukkan sampel yang diperiksa semakin meningkat dengan kisaran 1.000-2.300 spesimen.
Baca juga: Pemerintah Tegaskan Tanggung Biaya Perawatan Pasien COVID-19
Meskipun dikatakan inipun masih lebih rendah dari kapasitas fasilitas pemeriksaan yang dimiliki Sulsel, dengan dukungan 12 laboratorium dan 2 unit mobil PCR dengan kapasitas pemeriksaan bisa mencapai hingga 4.500 spesimen.
"Dengan demikian perlu upaya lebih giat untuk meningkatkan tracing untuk menjangkau testing yang semakin membaik. Dari sisi standar WHO, Sulsel sudah memenuhi kriteria jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 1/1000 sampel per minggu dengan posisi per 3 Oktober sebesar 1,1/1000 per minggu," urai Ridwan.
Berdasarkan indikator layanan kesehatan, jumlah yang sedang dirawat di rumah sakit (RS) sekarang sebanyak 15,4%. Sementara yang menjalani isolasi mandiri terpusat melalui program wisata duta COVID-19 yang menjadi program unggulan Sulsel sebanyak 10%.
Sedangkan, lanjut dia, angka pertumbuhan kasus COVID-19 selama satu minggu terakhir menunjukkan pergerakan yang semakin membaik dengan angka reproduksi efektif COVID-19 (Rt) per tanggal 3 Oktober 0,89, cenderung semakin menurun dan terkendali.
Hal itu diperkuat dengan semakin menurunnya kasus terkonfirmasi positif. Dari aspek testing PCR semakin menunjukkan sampel yang diperiksa semakin meningkat dengan kisaran 1.000-2.300 spesimen.
Baca juga: Pemerintah Tegaskan Tanggung Biaya Perawatan Pasien COVID-19
Meskipun dikatakan inipun masih lebih rendah dari kapasitas fasilitas pemeriksaan yang dimiliki Sulsel, dengan dukungan 12 laboratorium dan 2 unit mobil PCR dengan kapasitas pemeriksaan bisa mencapai hingga 4.500 spesimen.
"Dengan demikian perlu upaya lebih giat untuk meningkatkan tracing untuk menjangkau testing yang semakin membaik. Dari sisi standar WHO, Sulsel sudah memenuhi kriteria jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 1/1000 sampel per minggu dengan posisi per 3 Oktober sebesar 1,1/1000 per minggu," urai Ridwan.
Berdasarkan indikator layanan kesehatan, jumlah yang sedang dirawat di rumah sakit (RS) sekarang sebanyak 15,4%. Sementara yang menjalani isolasi mandiri terpusat melalui program wisata duta COVID-19 yang menjadi program unggulan Sulsel sebanyak 10%.
Lihat Juga :