Merak Hijau di Kebun Binatang Bandung Bertelur 14 Butir, 2 Sudah Menetas
Minggu, 04 Oktober 2020 - 13:13 WIB
loading...
Burung merak hijau. Foto/Istimewa/faunadanflora.com
A
A
A
BANDUNG - Kabar gembira bagi pecinta burung. Kebun Binatang Bandung memiliki 14 butir telur merak hijau yang sedang dalam proses menetas. Jika menetas nanti, koleksi burung merak hijau di Kebun Binatang Bandung akan bertambah yang saat ini jumlahnya telah mencapai belasan.
Burung merak hijau atau dalam bahasa Inggris disebut Green Peafowl ini adalah satwa yang memiliki habitat di Benua Asia dan Afrika. Burung merak hijau jantan dewasa akan memiliki bulu lebat yang bisa mengembang layaknya kipas. (BACA JUGA: Niat Sebar Hoaks Uji Vaksin COVID-19, Akhirnya 'Gatot' )
Marketing Communication Kebun Binatang Bandung Sulhan Syafii mengatakan, pihaknya baru saja mendapatkan 14 telur merak hijau. Telur tersebut saat ini sedang berada di mesin inkubator untuk proses penetasan. (BACA JUGA: Ketua Dewan Profesor Unpad: Kunci Pemulihan Ekonomi adalah Tangani Pandemi )
"Telur-telur tersebut mulai ditetaskan sejak periode awal Agustus 2020. Hingga saat ini sudah ada dua butir telur yang menetas dengan baik dan dalam proses perawatan intensif," kata Aan, sapaan akrab Sulhan Syafii, Minggu (4/10/2020). (BISA DIKLIK: Pemkot Bandung Bakal Terapkan Minilockdown di RW 9 Kelurahan )
Kendati begitu, ujar Aan, ada delapan telur merak hijau yang telah dinyatakan gagal menetas. Sisanya, masih dalam proses penetasan. Dia berharap, proses penetasan berjalan lancar sehingga akan menambah jumlah koleksi merak hijau di Kebun Binatang Bandung.
Burung merak hijau atau dalam bahasa Inggris disebut Green Peafowl ini adalah satwa yang memiliki habitat di Benua Asia dan Afrika. Burung merak hijau jantan dewasa akan memiliki bulu lebat yang bisa mengembang layaknya kipas. (BACA JUGA: Niat Sebar Hoaks Uji Vaksin COVID-19, Akhirnya 'Gatot' )
Marketing Communication Kebun Binatang Bandung Sulhan Syafii mengatakan, pihaknya baru saja mendapatkan 14 telur merak hijau. Telur tersebut saat ini sedang berada di mesin inkubator untuk proses penetasan. (BACA JUGA: Ketua Dewan Profesor Unpad: Kunci Pemulihan Ekonomi adalah Tangani Pandemi )
"Telur-telur tersebut mulai ditetaskan sejak periode awal Agustus 2020. Hingga saat ini sudah ada dua butir telur yang menetas dengan baik dan dalam proses perawatan intensif," kata Aan, sapaan akrab Sulhan Syafii, Minggu (4/10/2020). (BISA DIKLIK: Pemkot Bandung Bakal Terapkan Minilockdown di RW 9 Kelurahan )
Kendati begitu, ujar Aan, ada delapan telur merak hijau yang telah dinyatakan gagal menetas. Sisanya, masih dalam proses penetasan. Dia berharap, proses penetasan berjalan lancar sehingga akan menambah jumlah koleksi merak hijau di Kebun Binatang Bandung.
Lihat Juga :