Kasus 5 Ton BBM Ilegal di Selat Singapura, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 13:03 WIB
loading...
Kasus 5 Ton BBM Ilegal...
Dua tersangka Tersangka Krismion dan Amin (tengah) diapit petugas Ditpolairud Polda Kepri. (Foto: SINDONews/Dicky)
A A A
BATAM - Pihak Kepolisian menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus BBM ilegal jenis solar sebanyak 5 Ton yang terjadi pada Kamis (1/10/20) kemarin.

Penyidik Subditgakkum Ditpolairud telah melaksanakan gelar perkara tentang Minyak dan Gas Bumi atau Pelayaran dan/atau Pertolongan Jahat terhadap Kapal KM.Tanpa Nama yang dinakhodai oleh Krismion Ginting. BACA JUGA : Kapal Pengangkut Solar Ilegal Ditangkap di Selat Singapura

Kasubditgakkum Ditpolairud Polda Kepri AKBP Wiwit Arie Wibisono mengatakan, setelah dilakukan pengembangan bahwa nahkoda di perintah dan hasil "kencingan" minyaknya dijual kepada Amin. "Jadi saat dikembangkan sampai kepada pemilik kapal dan atau dugaan diperintah oleh Amin," ujarnya Sabtu (3/10/20).

Dijelaskannya, Krismion selaku nakhoda KM Tampa Nama dan Amin diduga melakukan tindak pidana tentang Pelayaran dan/atau Minyak dan Gas Bumi dan/atau Pertolongan Jahat sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 323 Ayat (1) jo pasal 219 Ayat (1) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran dan/atau pasal 53 huruf d, Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi dan/atau Pasal 480 ke – 1 jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana. "Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini," pungkasnya. BACA JUGA : Polda Kepri Musnahkan Sabu-sabu Hasil Penindakan Dua Kasus
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman...
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp2 Miliar di Tabanan, Bali
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan Bahan Kimia Merkuri, 2 Orang Ditangkap
Bareskrim Bongkar Jaringan...
Bareskrim Bongkar Jaringan Penyelundupan Ponsel Impor Ilegal Rp235 Miliar
65 SPBU Terlibat Penyalahgunaan...
65 SPBU Terlibat Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Bersubsidi, Begini Modusnya
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Ini 5 Fakta Kasus Pertama...
Ini 5 Fakta Kasus Pertama Cacar Monyet di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved