Pj Wali Kota Kumpulkan Seluruh Camat untuk Revitalisasi Taman Kota
Selasa, 29 September 2020 - 12:51 WIB
loading...
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengumpulkan seluruh camat untuk merevitalisasi taman kota. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin , mengumpulkan seluruh camat se Kota Makassar di lantai 11, Gedung Balaikota Makassar, Selasa (29/9/2020).
Dipertemuan tersebut, Rudy menekankan seluruh camat untuk melakukan revitalisasi di seluruh taman-taman kota yang ada di wilayahnya masing-masing. Untuk proses pengerjaan seluruh taman-taman diseluruh wilayah Kota Makassar, Rudy menunjuk Dinas Lingkungan Hidup sebagai kordinator yang akan mengontrol seluruh proses penataan taman di Makassar.
Baca Juga: Pemkot Makassar Batal Bangun RTH Eks Terminal Toddopuli
“Terlalu jauh kita berbicara kota dunia, sementara faktanya kota kita masih jauh dari kriteria-kriteria itu. Ada tiga dasar pijakan yang menjadi tumpuan kita dalam menyusun program yakni kota nyaman, daya tarik wisata, serta ramah untuk berinvestasi,” ujarnya.
Khusus persoalan taman kata Rudy akan fokus pada pembenahan sistem pengelolaan taman yang terintegrasi, termasuk dalam memilih sumber daya manusia yang bersentuhan langsung dengan pengelolaan taman .
“Tidak boleh lagi ada bunga yang mati karena salah urus, tidak boleh lagi ada taman yang gersang karena tidak diperhatikan,” tegas Rudy saat berbicara.
Menurut Rudy, substansi kota metropolitan, selain persoalan infrastruktur, parameter dasarnya yakni ketersedian air bersih, sistem transportasi, sistem kebersihan, fasilitas umum, faktor keamanan dan kenyamanan.
Dipertemuan tersebut, Rudy menekankan seluruh camat untuk melakukan revitalisasi di seluruh taman-taman kota yang ada di wilayahnya masing-masing. Untuk proses pengerjaan seluruh taman-taman diseluruh wilayah Kota Makassar, Rudy menunjuk Dinas Lingkungan Hidup sebagai kordinator yang akan mengontrol seluruh proses penataan taman di Makassar.
Baca Juga: Pemkot Makassar Batal Bangun RTH Eks Terminal Toddopuli
“Terlalu jauh kita berbicara kota dunia, sementara faktanya kota kita masih jauh dari kriteria-kriteria itu. Ada tiga dasar pijakan yang menjadi tumpuan kita dalam menyusun program yakni kota nyaman, daya tarik wisata, serta ramah untuk berinvestasi,” ujarnya.
Khusus persoalan taman kata Rudy akan fokus pada pembenahan sistem pengelolaan taman yang terintegrasi, termasuk dalam memilih sumber daya manusia yang bersentuhan langsung dengan pengelolaan taman .
“Tidak boleh lagi ada bunga yang mati karena salah urus, tidak boleh lagi ada taman yang gersang karena tidak diperhatikan,” tegas Rudy saat berbicara.
Menurut Rudy, substansi kota metropolitan, selain persoalan infrastruktur, parameter dasarnya yakni ketersedian air bersih, sistem transportasi, sistem kebersihan, fasilitas umum, faktor keamanan dan kenyamanan.
Lihat Juga :