PSBB Belum Menyadarkan Warga Kota Santri Tentang Bahaya COVID-19
Selasa, 05 Mei 2020 - 13:45 WIB
loading...
Beberapa warga diamankan ke Mapolres Gresik, karena melanggar jam malam PSBB. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan
A
A
A
GRESIK - Kesadaran warga Kabupaten Gresik, akan bahaya COVID-19 masih kurang. Buktinya, setiap malam masih banyak ditemui warga bergerombol di warung kopi (warkop) dan cafe.
Pantauan lapangan, Tim Gabungan Satgas COVID-19 melakukan razia. Sampai PSBB memasuki hari ketujuh, tim gabungan berhasil mengumpulkan puluhan warga karena melanggar jam malam.
"Saat PSBB keempat, ada 65 warga yang dirapid test. Hasilnya, seorang positif COVID-19," ungkap Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, Selasa (5/5/2020).
Pada Senin (4/5/2020) malam, aparat gabungan TNI-Polri dan Satpol PP mengamankan 27 orang yang masih nekad beraktivitas di warung kopi saat aturan jam malam.
Mereka diciduk dari berbagai lokasi. Mulai dari Jalan Raden Santri, Jalan Wachid Hasyim, Jalan Dr Soetomo, Jalan Kartini dan Jalan Panglima Sudirman.
Pantauan lapangan, Tim Gabungan Satgas COVID-19 melakukan razia. Sampai PSBB memasuki hari ketujuh, tim gabungan berhasil mengumpulkan puluhan warga karena melanggar jam malam.
"Saat PSBB keempat, ada 65 warga yang dirapid test. Hasilnya, seorang positif COVID-19," ungkap Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, Selasa (5/5/2020).
Pada Senin (4/5/2020) malam, aparat gabungan TNI-Polri dan Satpol PP mengamankan 27 orang yang masih nekad beraktivitas di warung kopi saat aturan jam malam.
Mereka diciduk dari berbagai lokasi. Mulai dari Jalan Raden Santri, Jalan Wachid Hasyim, Jalan Dr Soetomo, Jalan Kartini dan Jalan Panglima Sudirman.
Lihat Juga :