Respons Kang Emil Saat Keluarga Inggit Garnasih Ungkit Janjinya
Sabtu, 26 September 2020 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Serang Polisi Pakai Senpi, Bandar Bawa 7 Kg Sabu Ditembak Mati )
Kepada wartawan, Tito menceritakan alasannya hendak menjual dokumen berharga itu. Titi mengatakan, alasanakan menjual surat nikah dan cerai Inggit-Soekarno itu karena ada wasiat almarhumah Inggit. Wasiat Inggit itu, yakni hasil penjualan digunakan untuk membangun fasilitas umum, seperti klinik bersalin dan sekolah.
"Ada keinginan atau wasiat dari Bu Inggit buat klinik untuk lahiran (bersalin) dan sekolah dasar. Jadi (hasil dari penjualan surat nikah-cerai Inggit-Soekarno) untuk kepentingan masyarakat juga karena wasiat dari Bu Inggit," kata Tito kepada wartawan di kediamannya, kawasan Margahayu Utara, Kota Bandung, Kamis (23/9/2020).
Selain surat pernikahan dan perceraian Inggit-Soekarno, menurutnya, para kolektor barang antik juga mengincar lemari milik almarhumah Inggit dan meja belajar Soekarno saat kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Galuh Mahesa, anak ketiga Tito Z Harmaen mengatakan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung pernah menawar barang peninggalan Inggit. (Baca juga: 2 Pemuda Kuras Premium di SPBU dengan Tangki Mobil Modifikasi )
"RK ( Ridwan Kamil ) waktu sebelum jadi Gubernur, datang ke sini dan lihat barang peninggalan Bu Inggit. RK menjanjikan (membeli barang peninggalan Inggit) kalau nanti setelah jadi Gubernur. Sekarang kan udah jadi," ungkap Galuh.
Kepada wartawan, Tito menceritakan alasannya hendak menjual dokumen berharga itu. Titi mengatakan, alasanakan menjual surat nikah dan cerai Inggit-Soekarno itu karena ada wasiat almarhumah Inggit. Wasiat Inggit itu, yakni hasil penjualan digunakan untuk membangun fasilitas umum, seperti klinik bersalin dan sekolah.
"Ada keinginan atau wasiat dari Bu Inggit buat klinik untuk lahiran (bersalin) dan sekolah dasar. Jadi (hasil dari penjualan surat nikah-cerai Inggit-Soekarno) untuk kepentingan masyarakat juga karena wasiat dari Bu Inggit," kata Tito kepada wartawan di kediamannya, kawasan Margahayu Utara, Kota Bandung, Kamis (23/9/2020).
Selain surat pernikahan dan perceraian Inggit-Soekarno, menurutnya, para kolektor barang antik juga mengincar lemari milik almarhumah Inggit dan meja belajar Soekarno saat kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Galuh Mahesa, anak ketiga Tito Z Harmaen mengatakan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung pernah menawar barang peninggalan Inggit. (Baca juga: 2 Pemuda Kuras Premium di SPBU dengan Tangki Mobil Modifikasi )
"RK ( Ridwan Kamil ) waktu sebelum jadi Gubernur, datang ke sini dan lihat barang peninggalan Bu Inggit. RK menjanjikan (membeli barang peninggalan Inggit) kalau nanti setelah jadi Gubernur. Sekarang kan udah jadi," ungkap Galuh.
(eyt)
Lihat Juga :