Serang Polisi Pakai Senpi, Bandar Bawa 7 Kg Sabu Ditembak Mati
Sabtu, 26 September 2020 - 10:14 WIB
loading...
Seorang bandar narkoba ditembak mati aparat Polrestabes Medan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MEDAN - Aparat Satreskoba Polrestabes Medan, menembak mati seorang bandar sabu saat dilakukan upaya penangkapan. Dari tangan tersangka, petugas menyita 7 Kg sabu , dan sepucuk senjata api (Senpi) rakitan.
(Baca juga: Bersenjata Lengkap Polisi Bubarkan Pesta Nikah di Maumere )
Ada tiga pelaku yang berhasil ditangkap dari dua lokasi berbeda. Ketiganya berinisial A, I, dan S. Mereka ditangkap di kawasan Medan Tembung, dan kawasan Sei Mencirim. Saat akan ditangkap di kawasan Sei Mencirim, tersangka S nekat menyerang polisi dengan senpi rakitan.
Pria asal Aceh Tamiang tersebut, terpaksa ditembak mati oleh petugas kepolisian, karena sangat membahayakan petugas dan warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Tidak main-main, petugas berhasil menyita 7 Kg sabu dari ketiga tersangka, dan satu pucuk senpi rakitan.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Riko Sunarko menyebutkan, tiga bandar sabu yang berhasil dibekuk ini, mendapatkan sabu dari jaringan pengedar narkoba Malaysia. "Kami masih menelusuri jaringan ini, dan menguji sabu yang disita ke laboratorium," tuturnya.
(Baca juga: Bersenjata Lengkap Polisi Bubarkan Pesta Nikah di Maumere )
Ada tiga pelaku yang berhasil ditangkap dari dua lokasi berbeda. Ketiganya berinisial A, I, dan S. Mereka ditangkap di kawasan Medan Tembung, dan kawasan Sei Mencirim. Saat akan ditangkap di kawasan Sei Mencirim, tersangka S nekat menyerang polisi dengan senpi rakitan.
Pria asal Aceh Tamiang tersebut, terpaksa ditembak mati oleh petugas kepolisian, karena sangat membahayakan petugas dan warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Tidak main-main, petugas berhasil menyita 7 Kg sabu dari ketiga tersangka, dan satu pucuk senpi rakitan.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Riko Sunarko menyebutkan, tiga bandar sabu yang berhasil dibekuk ini, mendapatkan sabu dari jaringan pengedar narkoba Malaysia. "Kami masih menelusuri jaringan ini, dan menguji sabu yang disita ke laboratorium," tuturnya.
Lihat Juga :