Waduh, Ribuan Karyawan Dirumahkan dan 19 Ribu Terkena PHK

Jum'at, 25 September 2020 - 23:32 WIB
loading...
Waduh, Ribuan Karyawan...
Di Banten ada sekitar 19 ribu pegawai yang di-PHK 30 ribu orang yang dirumahkan akibat dampak pandemi Corona. Foto Ilustrasi : IST
A A A
SERANG - Selama Merebaknya Pandemi COVID-19 membuat perusahaan di Provinsi Banten gulung tikar atau bangkrut. Akibatnya, ribuan karyawan dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) .

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, ada 72 perusahaan di Banten yang tutup karena terdampak oleh pandemi virus corona. Perusahaan yang tutup itu paling banyak di Tangerang Raya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan angka perusahaan yang tutup mengalami penambahan. Sebab, pemerintah belum tahu kapan wabah yang berasal dari Wuhan (China) akan berakhir.

“Setiap bulan ada penambahan terus, yang tutup juga bertambah. Terakhir ada 72 perusahaan, mungkin masih ada yang belum terlaporkan,” katanya saat ditemui, Jumat (25/9/2020).(Baca juga : Industri Penerbangan Belum Pulih, 5 Juta Pekerja Bakal Nganggur )

Dia mengklaim, jumlah perusahaan yang tutup di Banten tidak sebanding dengan provinsi lainnya yang mencapai ratusan. Dari penutupan itu, berdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pegawai.

Berdasarkan catatannya, hingga saat ini ada sekitar 19 ribu pegawai yang di-PHK akibat pandemi. Sedangkan untuk pegawai yang di rumahkan mencapai 30 ribu orang.

“Yang di rumahkan ada 30-ribuan. PHK 19 ribu. Jumlah bertambah, walaupun kami telah melakukan penempatan ke Solo, ke luar negeri. Tapi ini tidak sebanding. Lajunya menambah terus, tidak keuber,” terangnya.(Baca juga : Enam Bulan Tidak Bekerja, Karyawan PT Griya Tuntut Pesangon )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zulhas Hadiri Pelantikan...
Zulhas Hadiri Pelantikan DPW PAN Provinsi Banten di Tangerang
PSI Banten Fokus Percepat...
PSI Banten Fokus Percepat Pembentukan Ranting
Gempa Guncang Sumur...
Gempa Guncang Sumur Banten Minggu Dini Hari, Tidak Berpotensi Tsunami
Kantor Pertanahan se-Banten...
Kantor Pertanahan se-Banten Tetap Buka selama Libur Idulfitri 2026
BCF Jadi Ajang Unjuk...
BCF Jadi Ajang Unjuk Karya, Menekraf: Ini Bukti Kekuatan Kreativitas Anak Muda Banten
Di Peringatan HPN 2026...
Di Peringatan HPN 2026 Pelindo Tegaskan Peran Strategis Pelabuhan Banten dalam Sistem Logistik Nasional
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Rekomendasi
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Menteri Imipas Dukung Proses Penegakan Hukum
Konflik Ruben Onsu dan...
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Melebar, Produser Cherrybelle Ikut Buka Suara
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved