Usai Dapat Nomor Urut, Paslon Siap Bertarung di Pilkada 2020 secara Damai

loading...
Usai Dapat Nomor Urut, Paslon Siap Bertarung di Pilkada 2020 secara Damai
Empat pasangan calon di Pilkada Indramayu 2020 menerima nomor urut. Foto/INEWSTv/Toiskandar
INDRAMAYU - Empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Jawa Baratmelakukan pengundian nomor urut yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu di Gedung PGRI Indramayu, Kamis (24/9/2020).

Setelah resmi mendapatkan nomor urut, keempat pasangan calon tersbeut bakal menggelar kampanye secara virtual atau dalam jaringan (daring) sesuai jadwal yang ditetapkan KPU Kabupaten Indramayu mulai 26 September hingga 5 November 2020 mendatang. (BACA JUGA:Tiga Paslon Cakada Pilkada Kabupaten Bandung Resmi Kantongi Nomor Urut)

Dalam pengundian, KPU Indramayu menyiapkan kotak kaca yang berisi nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati. Hasil pengundian, pasangan Sholihin-Ratnawati mendapat nomor urut 1. Pasangan ini diusung oleh PKB, Partai Demokrat, Hanura, PPP, dan PKS. (BISA DIKLIK:Usai Dapat Nomor Urut, 3 Pasang Calon Bupati Karawang Optimistis Menang)

Kemudian, pasangan calon Toto Sucartono-Deis Handika mengantongi nomor urut 2. Pasangan ini maju di Pilkada Indramayu 2020 dari jalur independen atau perseorangan. (BACA JUGA:Marbot Masjid Nurul Jamil: Pelaku Teriak-teriak dan Ancam Membunuh)



Sedanngkan pasangan Daniel Muttaqin-Taufik Hidayat meraih nomor urut 3. Daniel-Taufik diusung oleh Partai Golkar dan PAN. Sementara itu, pasangan Nina Agustina Da'i Bachtiar-Lucky Hakim mendapatkan nomor urut 4. Pasangan Nina-Lucky diusung PDIP, Partai Gerindra, Nasdem, dan Perindo.

Proses pengundian nomor urut pasangan calon hanya dihadiri kandidat dan sejumlah pendukung yang dibatasi. Karena saat ini masih di masa pandemi virus Corona (COVID-19).

Seusai pengundian nomor undian pasangan calon, kegiatan juga diisi dengan deklarasi damai. Selain siap melaksanakan pilkada damai, para pasangan calon dan pendukungnya juga berjanji mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Indramayu.



Setelah itu, seluruh pasangan calon menandatangani pakta integritas. Deklarasi tersebut dipimpin Ketua KPU Indramayu Toni Fathoni lalu diikuti pasangan calon bupati dan wakil bupati Indramayu.

Ketua KPU Indramayu Toni Fathoni mengatakan, pada masa kampanye daring, para pasangan calon tetap wajib menjaga protokol kesehatan. "Jika ditemukan pelanggaran, KPU akan ditindak tegas dan dilaporkan ke Bawaslu," kata Toni.
(awd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top